Bekasi – Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional, Universitas Darunnajah mendapat undangan dari LSPR centre leadership yang berkolaborasi dengan LLDIKTI 3, dalam seminar 1st Leadership Talk: Diskusi Kepemimpinan Perguruan Tinggi 2023 dengan tema Embracing Diversity. Dr. Muhammad Irfanudin Kurniawan, M.Ag., Wakil Rektor 3; Deli Amarta, M.Pd., biro LP3M; dan Ahmad Mubasyir, S. Pd., Sekretaris Prodi STI, memenuhi undangan dan hadir dalam acara tersebut. Bertempat di The Amani Palladium Theatre Lantai 15, Kampus Transpark LSPR, Bekasi, Jawa Barat. Acara ini dilaksanakan pada hari Kamis, 2 Mei 2024.
Selain Universitas Darunnajah, puluhan universitas yang berada di bawah LLDIKTI 3 menghadiri seminar yang berlangsung selama 3 jam tersebut. Seminar ini menghadirkan pembicara-pembicara yang ternama dari berbagai institusi pendidikan, membahas topik-topik terkini dari ilmu pengetahuan, teknologi, hingga isu-isu global. Seperti, Rektor Universitas Tarumanegara Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan, M.T., M.M., I.P.I., ASEAN Eng. Cazadira Fediya Tamzil founder Pijar Foundasion dan Yanuar Nugroho, Ph.D. seorang aktivis, akademisi dan juga pernah menjadi birokrat yang menjabat sebagai Deputi II Kepala Staf Kepresidenan di Kantor Staf Presiden pada Kabinet Kerja.

Dalam penyampaian materi yang pertama, Rektor Universitas Tarumanegara menekankan bahwa Seorang leader harus mempunyai komitmen karena leader adalah sebagai role model. Nilai filosofi kepemimpinan dg cara mengubah cara pandang untuk kembali ke visi misi perguruan tinggi. Selanjutnya dalama sesi penyampaian Cazadira Fediya Tamzil menyampaikan Tantangan menuju Indonesia 2045 adalah pengangguran, rawan pangan, pandemi, perubahan iklim, sehingga kolaborasi perguruan tinggi dan industri sebagai kunci inovasi dan solusi. Sedangkan Yanuar Nugroho,Ph.D menyampaikan bahwa Pendidik adalah pendamping 3 hal : Selera ( Taste ), hasrat ( Desire ), kebiasaan ( habit ) yang perlu di penuhi. Tantangan terbesar kita Advancement of knowledge, Centre of excellent.
Dalam sesi tanya jawab, Universitas Darunnajah turut aktif dalam menyampaikan beberapa hal. Khususnya terkait kerjasama yg efektif terutama kerjasama internasional kepada pemateri 1st Leadership Talk ini. Pada akhir sesi, Dr. Muhammad Irfanudin Kurniawan, M.Ag., turut memberikan ajakan kepada kampus-kampus yang hadir untuk berkolaborasi bersama Universitas Darunnajah yang memiliki keunggulan dalam manajemen pesantren dan Wakaf serta jaringan pesantren dan lembaga keislaman dalam dan luar negeri.
Selain menghadiri talk show ini, Universitas Darunnajah juga berkesempatan untuk menjalin hubungan yang baik sekaligus berdiskusi terkait perguan tinggi dengan peserta kegiatan. Salah satunya ialah dengan Prof. Dr. Budiharjo, M.Si., selaku rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dan Gatot Soepriyanto, Ph.D., selaku Direktur Universitas BINUS di Bekasi.
Reaksi dari para audiens sangat positif. Mereka berharap bahwa seminar ini akan menjadi landasan kuat bagi masa depan pendidikan terutama ruang lingkup perguruan tinggi. Seminar ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan tentang leadership, tetapi juga jendela baru bagi universitas untuk melangkah lebih tinggi dalam berkolaborasi ilmiah di masa yang akan datang. Hadirnya Universitas Darunnajah dalam event kegiatan ini, menjadi bukti nyata dari komitmen untuk terus belajar dan mengembangkan menjadi perguruan tinggi yang lebih baik.




