Jakarta, 18 Juli 2026 — Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026, forum pendidikan Islam berskala internasional yang akan digelar pada 5–6 September 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Seabad Pondok Modern Darussalam Gontor yang diprakarsai oleh PMDG bersama UNIDA Gontor dan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG).
Rektor UNIDA Gontor, KH Hamid Fahmy Zarkasyi, menegaskan bahwa GIHES digelar sebagai respons terhadap tantangan global dunia pendidikan saat ini, di mana banyak generasi muda mengalami krisis mental, lemahnya kepemimpinan, rendahnya etos kerja, hingga kurangnya orientasi pelayanan kepada masyarakat. Forum ini menawarkan konsep pendidikan holistik berbasis pesantren sebagai solusi atas berbagai persoalan generasi muda dunia.
Dukungan UDN terhadap GIHES bukan tanpa alasan. Hubungan Darunnajah dengan Gontor telah terjalin puluhan tahun. Pendiri Pondok Pesantren Darunnajah KH. Mahrus Amin dan Presiden UDN, Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si. , adalah alumni Gontor.
Bahkan, para perintis Institut Agama Islam Darunnajah (IAID), cikal bakal Universitas Darunnajah, lebih dari 90 persennya adalah alumni Gontor dan Institut Pendidikan Darussalam (IPD). Dengan demikian, Darunnajah adalah bagian tak terpisahkan dari rantai panjang kaderisasi Gontor yang menyebar ke seluruh penjuru Nusantara.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengapresiasi model pendidikan holistik yang selama ini diterapkan oleh pondok pesantren modern dan alumni-alumninya seperti Darunnajah. Beliau akan menjadi pembicara dalam GIHES 2026 dan menilai pesantren modern telah berhasil menjadi garda terdepan dalam menyiapkan karakter santri yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman adab dan budi pekerti.
“Kami sangat mengapresiasi pendidikan holistik di pesantren modern. Model ini sangat efektif dalam menyiapkan karakter, adab, dan budi pekerti para santri,” ujar Abdul Mu’ti.
Dukungan terhadap GIHES juga datang dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan forum internasional ini. “Ini adalah momentum penting bagi pendidikan nasional,” kata Muzani. Sementara itu, Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily juga dipastikan menjadi pembicara yang akan membahas peran strategis pesantren dalam memperkuat ketahanan nasional.
Presiden Universitas Darunnajah Dr. K.H. Hadiyanto Arief, M.Bs, bersama Rektor UDN Dr. Much Hasan Darojat serta Wakil Rektor Dr. Muhammad Irfanudin Kurniawan, menyampaikan bahwa kehadiran UDN dalam GIHES 2026 adalah wujud komitmen untuk terus belajar dan berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang holistik dan berdaya saing global.
“Dengan akar sejarah yang kuat dan kolaborasi yang terus dijalin dengan UNIDA Gontor, UDN optimis dapat menjadi bagian dari solusi bagi tantangan pendidikan nasional, khususnya dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” ujar Dr. Muhammad Irfanudin Kurniawan.
Penulis: Abi Ghassan




