Universitas Darunnajah menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Jumat, 5 September 2025 di Aula Al Ghazali. Acara ini dibuka secara resmi oleh jajaran rektorat sebagai tanda dimulainya perjalanan akademik mahasiswa baru.
Fakultas Agama Islam (FAI) turut memperkenalkan diri yang diwakilkan oleh Dekan FAI Duna Izfanna, M.Ed., Ph.D., Direktur PSDKU Dr. Arizqi Ihsan Pratama dan Kaprodi Hukum Keluarga Islam M. Towil Akhirudin, M.Pd.. Pada kesempatan tersebut, dekan FAI memaparkan arah pengembangan fakultas serta peluang akademik yang dapat diraih mahasiswa.
FAI Darunnajah memiliki visi besar, yakni “Menjadi Fakultas Agama Islam yang unggul di Tingkat Nasional sebagai pengembangan keilmuan, pendidikan, dan teknologi berbasis Pesantren Wakaf pada Tahun 2027.” Visi tersebut diwujudkan melalui misi pendidikan, penelitian, pengabdian, serta kerjasama akademik berskala lokal hingga internasional.

Dalam pengenalan, dekan menjelaskan struktur fakultas serta empat program studi yang dinaungi, yaitu Hukum Keluarga Islam (HKI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI), dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Masing-masing program studi dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan dan hukum Islam.
Program Studi HKI memberikan bekal penguasaan hukum pernikahan, perceraian, dan warisan, baik dari perspektif Islam maupun hukum nasional. Lulusannya diarahkan menjadi ahli hukum keluarga yang mumpuni secara teori dan praktik.
Program Studi MPI menekankan kemampuan manajemen lembaga pendidikan Islam yang profesional, etis, dan adaptif. Mahasiswa dilatih dalam perencanaan, evaluasi, serta pengembangan kepemimpinan berbasis nilai Islam.
Program Studi PGMI menyiapkan calon guru dasar yang menguasai metode pembelajaran inovatif, integrasi nilai Islam, dan perancangan media ajar sesuai kurikulum ibtidaiyyah. Lulusan diharapkan menjadi pendidik yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.
Program Studi PIAUD menitikberatkan pada pemahaman perkembangan anak, pembelajaran berbasis permainan Islami, serta asesmen holistik. Prospek karir lulusan terbuka luas di pendidikan anak formal maupun non-formal.
Dalam acara tersebut, FAI juga memperkenalkan agenda akademik dan menampilkan sejumlah prestasi mahasiswa, di antaranya penerima beasiswa LPDP dan Australia Award Short Course. Capaian ini menunjukkan komitmen FAI untuk melahirkan generasi berdaya saing nasional dan internasional.




