Kebiasaan menunda belajar adalah musuh besar bagi banyak remaja. Awalnya hanya ingin istirahat sebentar, lalu bermain gawai, hingga akhirnya waktu habis tanpa sempat membuka buku. Padahal, kebiasaan menunda hanya membuat beban semakin menumpuk dan prestasi menurun.
Islam mengajarkan kita untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Allah SWT berfirman: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran” (QS. Al-‘Ashr: 1–3). Ayat ini mengingatkan bahwa waktu adalah amanah, dan menyia-nyiakannya akan berakhir pada kerugian.
Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu kesehatan dan waktu luang” (HR. Bukhari). Hadis ini menjadi peringatan agar remaja tidak terjebak pada rasa malas dan kebiasaan menunda.
Menurut Imam Hasan Al-Bashri, “Wahai anak Adam, engkau hanyalah kumpulan hari. Jika satu hari hilang, maka hilanglah sebagian dari dirimu.” Artinya, setiap waktu yang kita biarkan berlalu tanpa manfaat berarti kita kehilangan kesempatan emas untuk menjadi lebih baik.
Lalu bagaimana tips anti malas belajar untuk remaja? Pertama, buat jadwal belajar singkat tapi konsisten, misalnya 25 menit fokus belajar lalu 5 menit istirahat (teknik pomodoro). Kedua, jauhi distraksi seperti bermain gawai berlebihan saat waktu belajar. Ketiga, niatkan belajar sebagai ibadah karena menuntut ilmu adalah kewajiban.
Dengan berhenti menunda dan memulai sekarang, remaja bisa meraih prestasi sekaligus keberkahan. Ingatlah, kesuksesan tidak datang dari menunggu, tapi dari mereka yang berani melangkah lebih cepat. Jadi, jangan tunggu besok untuk belajar, mulailah hari ini!
Penulis: Rain Surya Leksana
✨Rooted in tradition, leading in education✨
Link Pendaftaran: pendaftaran.darunnajah.ac.id
Follow Us:
Instagram: @univ.darunnajah
Facebook: Universitas Darunnajah Jakarta
Tiktok: univ_darunnajah




