Bagi sebagian anak muda, Idul Adha mungkin identik dengan daging kurban, libur panjang, atau kumpul keluarga. Padahal, ada makna yang jauh lebih dalam dari perayaan ini. Idul Adha mengajarkan tentang keikhlasan dan pengorbanan, sebagaimana kisah Nabi Ibrahim dan putranya, Nabi Ismail.
Nabi Ibrahim diperintahkan Allah untuk menyembelih Ismail, anak yang sangat beliau cintai. Perintah itu tentu bukan hal mudah. Namun keduanya memilih taat kepada Allah. Kisah ini diabadikan dalam Al-Qur’an:
“Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!”
Ismail menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insyaAllah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.”
(QS. As-Saffat: 102)
Buat Gen Z hari ini, mungkin Allah tidak meminta kita mengorbankan seseorang yang kita cintai. Tetapi, setiap orang punya “Ismail”-nya masing-masing. Bisa jadi itu ego, rasa malas, gengsi, kebiasaan toxic, kecanduan media sosial, bahkan ambisi yang membuat kita jauh dari Allah.
Kadang kita sulit meninggalkan hal-hal yang sebenarnya merusak diri sendiri. Padahal Rasulullah ﷺ bersabda:
“Orang yang kuat bukanlah yang menang dalam bergulat, tetapi orang yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Artinya, pengorbanan terbesar sering kali adalah melawan diri sendiri.
Idul Adha menjadi momen untuk bertanya kepada diri: apa yang selama ini terlalu kita cintai sampai membuat kita lalai? Apa “Ismail” yang harus kita ikhlaskan demi menjadi pribadi yang lebih baik?
Karena sejatinya, kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan. Tapi juga tentang menyembelih sifat buruk dalam diri. Dari sana, kita belajar bahwa cinta terbesar seorang hamba seharusnya tetap kepada Allah.
______________________________________________________________________________
Segenap civitas akademika Universitas Darunnajah mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447H/2026M
✨Rooted in tradition, leading in education✨
📝Link Pendaftaran:📝
pendaftaran.darunnajah.ac.id
Follow Us:
Instagram: @univ.darunnajah
Facebook: Universitas Darunnajah Jakarta
Tiktok: univ_darunnajah
Whatsapp: 0812-2200-1443




