Optimalisasi Jaringan dan Kemitraan untuk Fundraising Berkelanjutan: Dorong Kolaborasi Zakat dan Wakaf

Jakarta – Universitas Darunnajah bersama Laziswaf Darunnajah sukses menggelar acara bertajuk “Optimalisasi Jaringan dan Kemitraan untuk Fundraising Berkelanjutan” di Aula Al-Ghazali pada hari Selasa, 22 Oktober 2024. Acara ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan dan filantropi dalam upaya mengembangkan program zakat dan wakaf produktif secara berkelanjutan.

Beberapa tokoh penting hadir, termasuk Dr. Much Hasan Darojat, Rektor Universitas Darunnajah, Al Ustadz Samiyono, M.Pd., Wakil Rektor 2 Universitas Darunnajah, dan H. Irvan Nugraha, S.H., M.M., CEO Rumah Zakat, sebagai pembicara utama. Selain itu, staf fundraising Laziswaf Darunnajah berpartisipasi aktif sebagai peserta.

Dr. Much Hasan Darojat dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan 22 cabang Darunnajah, potensi pengembangan distribusi zakat dan wakaf sangat besar. Ia menekankan perlunya distribusi yang tepat agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.

Optimalisasi Jaringan dan Kemitraan untuk Fundraising Berkelanjutan: Dorong Kolaborasi Zakat dan Wakaf

Selain itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya memperluas program wakaf produktif. Acara ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat agar jangkauan program wakaf semakin luas dan manfaatnya lebih maksimal.

Dalam sesi utama, H. Irvan Nugraha memaparkan pentingnya strategi kolaborasi antara lembaga pendidikan dan lembaga filantropi. Ia menekankan bahwa keberlanjutan program fundraising sangat dipengaruhi oleh kualitas jaringan dan kemitraan. Kompetensi dalam pengelolaan zakat dan wakaf diperlukan agar masyarakat semakin percaya untuk berpartisipasi melalui lembaga tersebut.

Setiap lembaga memiliki keterbatasan, namun melalui kolaborasi, tantangan dapat diatasi dengan lebih efektif. Irvan juga menutup sesi dengan pesan bahwa kolaborasi bukan sekadar bekerja bersama, tetapi saling melengkapi kekurangan dan memaksimalkan potensi.

Acara ini menjadi momentum penting bagi Laziswaf Darunnajah untuk memperluas wawasan dalam pengembangan zakat produktif. Staf fundraising diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang didapat dalam program-program mendatang.

Laziswaf Darunnajah berkomitmen untuk terus memperkuat jaringan dan membangun kemitraan guna menciptakan program zakat dan wakaf yang berkelanjutan. Harapannya, kerja sama ini dapat memberikan manfaat lebih besar bagi umat dan masyarakat. Acara diakhiri dengan doa dan harapan agar sinergi ini membawa dampak positif bagi perkembangan filantropi dan pendidikan di Indonesia.

Penulis: Kiki