Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Darunnajah menunjukkan kontribusi nyata dalam penyelenggaraan International Conference on Pesantren and Call Paper (ICOP) ke-4 yang berlangsung pada 6 Juni 2026 di Universitas Darunnajah, Jakarta. Konferensi internasional bertema “The Impact Mission: Unleashing the Power of Endowment and Waqf Funds for Islamic Education, Business, and Science & Technology” ini menjadi ruang strategis bagi pengembangan gagasan tentang peran wakaf dan dana abadi dalam kemajuan pendidikan Islam.
Melalui forum ilmiah tersebut, FAI tidak hanya berpartisipasi sebagai bagian dari penyelenggara akademik, tetapi juga aktif mengirimkan karya ilmiah mahasiswa dari berbagai program studi. Keterlibatan ini menjadi bukti komitmen fakultas dalam mendorong budaya riset dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa.
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) menjadi kontributor terbesar dengan lima tim yang mengangkat isu-isu aktual mengenai wakaf pendidikan dan pembiayaan pendidikan Islam. Berbagai tema yang dibahas meliputi peluang dan tantangan wakaf pendidikan di era digital, program orang tua asuh bagi siswa dhuafa, strategi pengembangan wakaf pendidikan, peran wakaf dalam pembiayaan lembaga pendidikan Islam, hingga kajian sistematis mengenai model pembiayaan berkelanjutan berbasis wakaf dan endowment.

Sementara itu, Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) turut menyumbangkan dua artikel ilmiah yang menyoroti aspek hukum dan tata kelola wakaf dalam perspektif kekeluargaan serta teknologi keuangan. Kajian tersebut membahas peran wakaf dalam penyelesaian konflik waris dan penerapan teknologi finansial pada lembaga wakaf untuk mendukung pendidikan di Indonesia.
Dukungan terhadap ICOP ke-4 juga diperkuat oleh mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Bogor melalui artikel berbahasa Inggris yang mengulas tantangan dan peluang pengelolaan wakaf pendidikan di era modern. Kajian tersebut membandingkan aspek regulasi, tata kelola, dan inovasi berkelanjutan dalam pengembangan wakaf pendidikan.
Partisipasi aktif mahasiswa FAI dalam konferensi internasional ini menjadi sarana penting untuk mengasah kemampuan penelitian, publikasi, dan kolaborasi akademik di tingkat global. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan gagasan sekaligus memperluas jejaring keilmuan dengan akademisi dari berbagai negara.
Keterlibatan mahasiswa dari MPI, HKI, dan PSDKU menunjukkan bahwa isu wakaf dan endowment tidak hanya menjadi bahan kajian teoritis, tetapi juga telah dikembangkan menjadi penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan lembaga pendidikan Islam saat ini. Beragam perspektif yang diangkat mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan keilmuan Islam dengan tantangan pembangunan kontemporer.
Keikutsertaan FAI dalam ICOP ke-4 menegaskan peran strategis fakultas dalam mendukung visi Universitas Darunnajah sebagai pusat pengembangan keilmuan berbasis pesantren wakaf. Lebih dari itu, kontribusi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa FAI mampu menghadirkan solusi akademik yang relevan bagi penguatan pendidikan Islam, ekonomi syariah, dan pembangunan peradaban Islam masa depan.

