Prestasi Membanggakan! Mahasiswa FAI Universitas Darunnajah Jadi Presenter Terbaik di ICOP ke-4

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Darunnajah dalam ajang International Conference on Pesantren and Call Paper (ICOP) ke-4 yang diselenggarakan pada 6 Juni 2026 di Universitas Darunnajah, Jakarta. Nani Afriyani, mahasiswa semester 2 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), berhasil meraih penghargaan sebagai Presenter Terbaik di forum akademik internasional tersebut.

Pencapaian ini menjadi salah satu bukti keberhasilan partisipasi aktif mahasiswa FAI dalam ICOP ke-4 yang mengusung tema “The Impact Mission: Unleashing the Power of Endowment and Waqf Funds for Islamic Education, Business, and Science & Technology.” Konferensi tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas penguatan pendidikan Islam melalui pengelolaan wakaf dan dana abadi.

Nani merupakan bagian dari tim mahasiswa MPI yang mengangkat artikel berjudul “Peran Program Orang Tua Asuh sebagai Solusi Pendanaan Pendidikan Islam bagi Siswa Dhuafa di Lembaga Maskanul Huffadz.” Bersama rekan satu timnya, ia berhasil menghadirkan kajian yang relevan dengan tema konferensi dan kebutuhan pendidikan Islam masa kini.

Predikat Presenter Terbaik diberikan berdasarkan kualitas penyampaian materi, penguasaan substansi penelitian, kemampuan komunikasi ilmiah, serta ketepatan dalam menjawab berbagai pertanyaan dari peserta dan dewan penilai. Keunggulan tersebut membuat Nani mampu menonjol di antara para presenter yang berasal dari berbagai perguruan tinggi nasional maupun internasional.

Keberhasilan ini semakin memperkuat kontribusi Fakultas Agama Islam dalam ICOP ke-4 yang sebelumnya tercermin melalui tujuh artikel ilmiah dari mahasiswa MPI, HKI, dan PSDKU Bogor. Beragam penelitian yang dipresentasikan menunjukkan komitmen FAI dalam membangun budaya akademik, riset, dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.

Menurut Nani, pengalaman mengikuti konferensi internasional memberikan kesempatan berharga untuk mengembangkan wawasan dan menguji gagasan di hadapan forum ilmiah yang lebih luas. Ia menilai bahwa penelitian bukan hanya sarana meraih prestasi, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan Islam.

Program Studi MPI dan Fakultas Agama Islam Universitas Darunnajah menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut serta berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk aktif mengikuti kompetisi dan forum ilmiah. Dukungan institusi terhadap pengembangan kapasitas akademik mahasiswa terus diperkuat melalui berbagai program penelitian dan publikasi.

Prestasi Nani Afriyani menjadi simbol keberhasilan pembinaan akademik yang dilakukan Fakultas Agama Islam Universitas Darunnajah dalam mencetak generasi unggul dan kompetitif. Melalui capaian ini, FAI kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan yang mampu melahirkan mahasiswa berprestasi di tingkat internasional.