Merdeka di Era Media Sosial: Cara Gen Z Memandang Kebebasan

Merdeka di Era Media Sosial: Cara Gen Z Memandang Kebebasan
Merdeka di Era Media Sosial: Cara Gen Z Memandang Kebebasan

Kemerdekaan hari ini tidak hanya dimaknai sebagai lepas dari penjajahan fisik, tetapi juga bagaimana kita bebas mengekspresikan diri, terutama di media sosial. Bagi Gen Z, media sosial menjadi ruang utama untuk menyuarakan pendapat, berbagi kreativitas, dan membangun identitas diri. Namun, apakah kebebasan itu berarti kita bisa melakukan apa saja tanpa batas?

Dalam Islam, kebebasan selalu beriringan dengan tanggung jawab. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.” (QS. Al-Isra: 36).

Ayat ini mengingatkan kita bahwa setiap postingan, komentar, atau informasi yang kita sebarkan di media sosial akan dimintai pertanggungjawaban. Kebebasan berpendapat adalah hak, tetapi harus dibarengi dengan etika dan kesadaran akan dampaknya.

Ulama kontemporer, seperti KH. Quraish Shihab, sering menekankan bahwa media sosial ibarat “pisau bermata dua”. Ia bisa bermanfaat jika digunakan untuk kebaikan, seperti menyebarkan ilmu dan inspirasi. Namun bisa juga merusak jika dipakai untuk menyebar kebencian atau fitnah.

Bagi remaja Gen Z, kemerdekaan sejati di media sosial bukan sekadar bebas membuat konten viral, melainkan mampu menggunakan platform digital sebagai sarana berkarya positif. Misalnya, membuat konten edukatif, menyuarakan kepedulian sosial, atau menginspirasi teman sebaya untuk berbuat baik.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini relevan untuk kita jadikan prinsip dalam bermedia sosial: jika tidak bisa menyampaikan kebaikan, lebih baik menahan diri.

Merdeka di era media sosial berarti bebas mengekspresikan diri dengan tetap menjaga akhlak, etika, dan tanggung jawab. Gen Z memiliki peran besar untuk menunjukkan bahwa kebebasan digital dapat menjadi jalan menuju kemajuan, bukan sekadar ajang pamer tanpa makna.

Penulis: Rain Surya Leksana

✨Rooted in tradition, leading in education✨

Link Pendaftaran: pendaftaran.darunnajah.ac.id

Follow Us:
Instagram: @univ.darunnajah
Facebook: Universitas Darunnajah Jakarta
Tiktok: univ_darunnajah

Add Universitas Darunnajah as a preferred source on Google.