Jakarta, 20 September 2024. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Universitas Darunnajah menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Tazka Ana Malaysia. Acara ini mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Menjadi Pendidik Anak Usia Dini (AUD)” dan menghadirkan narasumber utama, Cik Gu Siti Salina binti Samaun, seorang pendidik berpengalaman dari Malaysia.
Dalam diskusi tersebut, Cik Gu Siti Salina binti Samaun mengulas secara mendalam berbagai peluang yang bisa diambil oleh para pendidik AUD di era modern, terutama dalam konteks perkembangan teknologi pendidikan dan kolaborasi internasional. “Menjadi pendidik AUD bukan hanya tentang mengajar, tetapi juga mendampingi pertumbuhan dan perkembangan anak secara holistik. Dengan kemajuan teknologi, kita memiliki kesempatan untuk menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak,” ungkapnya.
Namun, ia juga menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi para pendidik AUD saat ini, termasuk tuntutan profesionalisme yang semakin tinggi serta perlunya adaptasi terhadap perkembangan metode pembelajaran terbaru. “Kita perlu memperhatikan perkembangan anak yang semakin dinamis, serta memperkuat kerjasama lintas negara dalam pengembangan pendidikan AUD,” tambah Cik Gu Siti.

Diskusi tersebut juga dihadiri oleh dosen, mahasiswa PIAUD Universitas Darunnajah, dan guru-guru TK DN group yang antusias mendiskusikan bagaimana menghadapi tantangan serta mengambil peluang dalam profesi pendidik AUD, khususnya di Indonesia dan Malaysia.
Ketua Prodi PIAUD menyatakan harapannya agar FGD ini menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia dalam bidang pendidikan AUD, serta mendorong peningkatan kualitas pendidik melalui berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif yang semakin memperkaya diskusi, memberikan wawasan baru bagi peserta terkait praktik pendidikan AUD di kedua negara.
By. Delpa Firdaus




