Jakarta (19/7/2025) – Universitas Darunnajah kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan riset dan internasionalisasi melalui Focus Group Discussion (FGD) Collaborative Program bersama Universiti Malaya (UM) pada Sabtu, 19 Juli 2025, di kampus Universitas Darunnajah.
FGD ini menjadi bagian dari agenda Visiting Lecturer Dr. Asmawati binti Muhamad sebagai Senior Lecturer Academy of Islamic Studies Universiti Malaya, yang berlangsung pada 19–23 Juli 2025. Diskusi yang berlangsung pukul 08.30–10.00 WIB ini membahas langkah konkret dalam memperkuat budaya akademik dan publikasi internasional di lingkungan UDN. Beberapa poin penting yang dihasilkan dari FGD ini antara lain:
- Workshop Series on Writing Research Proposal untuk meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam menyusun proposal riset berkualitas.
- Coaching on Writing and Publication on Scopus-Indexed Journal sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi dosen dan mahasiswa pada jurnal bereputasi.
- Research Collaboration antara dosen Universiti Malaya dan Universitas Darunnajah dalam riset kolaboratif lintas negara.
- International Seminar UM-UDN yang akan digelar sebagai forum pertukaran keilmuan dan hasil riset di tingkat internasional.
Kegiatan ini menjadi sangat penting karena penguatan riset dan publikasi internasional merupakan indikator kualitas perguruan tinggi yang diakui secara global. Kolaborasi dengan Universiti Malaya, sebagai salah satu universitas terbaik di Asia, akan membuka akses jaringan riset, memfasilitasi pendampingan publikasi, serta meningkatkan kepercayaan diri dosen dan mahasiswa dalam menulis dan menerbitkan karya ilmiah pada jurnal bereputasi internasional.

Menurut Dr. Asmawati, kolaborasi antara UM dan UDN bukan hanya meningkatkan visibility kedua institusi, tetapi juga menjawab tantangan global dalam pengembangan keilmuan Islam dan sains secara terpadu. “Kolaborasi ini bertujuan agar riset dan publikasi bukan hanya sekadar tuntutan administratif, tetapi menjadi budaya akademik yang melekat di lingkungan UDN. Dengan demikian, setiap dosen dan mahasiswa terbiasa berpikir kritis, ilmiah, dan terhubung dengan wacana global,” ungkap Dr. Asmawati.
Rektor Universitas Darunnajah, Dr. Much Hasan Darojat, menyampaikan bahwa FGD ini adalah langkah nyata dalam mendukung roadmap internasionalisasi kampus. “Kami berharap dengan adanya kolaborasi ini, akan lahir lebih banyak riset kolaboratif lintas negara yang relevan dengan isu-isu kontemporer, serta publikasi-publikasi pada jurnal bereputasi yang akan membawa nama baik UDN di tingkat global,” ujarnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan visi UDN untuk menjadi perguruan tinggi Islam yang unggul dalam riset dan pengabdian kepada masyarakat di level internasional, serta dalam rangka mewujudkan SDGs poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas. (D)




