Anak muda zaman now tak lagi hanya jadi penonton sejarah—kita adalah aktor utama perubahan! Di era digital, Gen Z punya banyak kekuatan untuk memimpin aksi nyata yang berdampak besar terhadap lingkungan dan bangsa.
Satu contoh nyata adalah kisah Sahdan Arya Maulana, Ketua RT berusia 19 tahun di Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara. Tanpa menunggu bantuan pemerintah, ia berhasil memimpin pengecoran jalan sepanjang 100 meter dengan dana swadaya pengurus RT—senilai sekitar Rp23 juta. Warga pun ikut bergotong royong, menunjukkan bahwa usia muda bukan hambatan untuk membawa inovasi dan perubahan nyata.
Keseriusan Sahdan dalam memimpin RT-nya menjadi bukti bahwa generasi muda bisa menjadi agent of change, bukan sekadar generasi ‘rebahan’. Ia membuktikan bahwa semangat perjuangan itu tidak hanya tentang masa lalu, tapi juga tentang kontribusi nyata di masa kini
Partai Keadilan Sejahtera.
Dalam Al-Qur’an, Allah mendorong perubahan dengan perintah penuh makna: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11)
Ayat ini menegaskan bahwa perubahan bangsa bermula dari diri kita sendiri—dengan semangat seperti yang ditunjukkan Sahdan, remaja bisa bergerak bersama dan membangunnya.
Menurut ulama kontemporer seperti KH. Quraish Shihab, teknologi harus dimanfaatkan bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana dakwah, edukasi, dan pelayanan—selaras dengan kepemimpinan RT Gen Z yang bergerak langsung ke lapangan.
Ingat, merdeka bukan hanya tentang mengenang pahlawan. Gen Z adalah penerus yang bisa mengekspresikan nilai perjuangan dalam bentuk nyata: kreativitas, solidaritas, dan aksi bersama. Kita bukan hanya menjadi generasi yang bangga akan sejarah, melainkan generasi yang siap mewariskan perubahan.
Penulis: Rain Surya Leksana
✨Rooted in tradition, leading in education✨
Link Pendaftaran: pendaftaran.darunnajah.ac.id
Follow Us:
Instagram: @univ.darunnajah
Facebook: Universitas Darunnajah Jakarta
Tiktok: univ_darunnajah

