Banyak remaja sekarang yang punya semangat untuk berbisnis, mulai dari jualan online, thrift shop, sampai usaha kuliner. Tapi, tahukah kamu kalau dalam Islam, bisnis bukan sekadar soal mencari untung? Lebih dari itu, bisnis bisa menjadi jalan ibadah jika dilakukan dengan cara yang halal dan sesuai syariat.
Dalam Al-Qur’an, Allah menegaskan: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu…” (QS. An-Nisa: 29). Ayat ini mengingatkan bahwa bisnis harus dijalankan secara adil, jujur, dan tanpa merugikan orang lain.
Para ulama juga menekankan pentingnya etika dalam bisnis. Imam Al-Ghazali, misalnya, menyebutkan bahwa seorang pebisnis Muslim harus menjaga kejujuran, amanah, dan tidak menipu. Hal ini sejalan dengan hadits Rasulullah ﷺ: “Pedagang yang jujur lagi terpercaya akan bersama para nabi, shiddiqin, dan syuhada.” (HR. Tirmidzi). Bayangkan, seorang pedagang yang amanah punya derajat mulia di akhirat, sejajar dengan orang-orang pilihan!
Bagi remaja, ini kesempatan besar. Bisnis bukan hanya soal tren atau gaya hidup, tapi juga ladang pahala. Misalnya, ketika kamu memilih menjual produk halal, tidak curang dalam harga, atau memberi pelayanan ramah, semua itu dicatat sebagai amal kebaikan. Bahkan, keuntungan yang diperoleh dari usaha halal akan membawa berkah, bukan sekadar angka.
Jadi, kalau kamu ingin sukses dunia akhirat, mulailah menanamkan niat bahwa bisnis yang kamu jalankan adalah ibadah. Dengan begitu, setiap langkahmu dalam berdagang bukan hanya menguntungkan diri sendiri, tapi juga membawa manfaat bagi orang lain. Ingat, bisnis itu bukan cuma soal rezeki, tapi juga soal ridha Allah.
Penulis: Rain Surya Leksana
✨Rooted in tradition, leading in education✨
Link Pendaftaran: pendaftaran.darunnajah.ac.id
Follow Us:
Instagram: @univ.darunnajah
Facebook: Universitas Darunnajah Jakarta
Tiktok: univ_darunnajah

