Membangun Pendidikan Pesantren Berkualitas, Universitas Darunnajah Adakan FGD Kurikulum Manajemen Pesantren

Membangun Pendidikan Pesantren Berkualitas, Universitas Darunnajah Adakan FGD Kurikulum Manajemen Pesantren
Membangun Pendidikan Pesantren Berkualitas, Universitas Darunnajah Adakan FGD Kurikulum Manajemen Pesantren

Jakarta, 12 Maret 2025 – Universitas Darunnajah menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) guna meninjau dan memetakan kurikulum Program Studi dan Mata Kuliah Manajemen Pondok Pesantren (MPP) untuk jenjang sarjana, magister dan doktoral di Universitas Darunnajah. Acara yang di laksanakan di Ruang Rapat Baitun Nadwah, Universitas Darunnajah bertujuan untuk menyelaraskan kurikulum MPP dengan perkembangan pendidikan pesantren serta tantangan zaman yang terus berubah.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh Universitas Darunnajah, termasuk Presiden Universitas Darunnajah, Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si, dan K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs. Turut hadir juga Pembina Yayasan Universitas Darunnajah, K.H. Busthomi Ibrohim, Ph.D, serta Drs. H. Musthofa Hadi Chirizin, M.Pd. Selain itu, Rektor Universitas Darunnajah, Dr. Much Hasan Darojat, beserta jajaran rektorat, Prof. Dr. Ade Sofyan Mulazid, S.Ag., M.H. dan para dosen Fakultas Agama Islam juga ikut serta dalam diskusi strategis ini.

Dalam forum tersebut, para peserta membahas perbaikan dan penguatan kurikulum MPP agar lebih relevan dengan perkembangan pendidikan pesantren di era modern. Fokus utama diskusi adalah bagaimana kurikulum dapat mencetak tenaga pendidik pesantren yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki ciri khas akhlak dan integritas yang tinggi dalam mendidik santri.

Membangun Pendidikan Pesantren Berkualitas, Universitas Darunnajah Adakan FGD Kurikulum Manajemen Pesantren

Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi pesantren dalam menyusun kurikulum yang adaptif dan aplikatif. Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam harus tetap menjadi ruh utama dalam setiap mata kuliah yang diajarkan, sehingga lulusan MPP mampu menjadi pemimpin pendidikan yang berkarakter.

Sementara itu, K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs dan K.H. Busthomi Ibrohim, Ph.D ikut menyoroti urgensi pembaharuan metode pendidikan pesantren yang tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan tradisi akademik yang kuat. Keduanya juga menegaskan bahwa sistem pendidikan pesantren harus tetap mempertahankan prinsip kemandirian, disiplin, serta keilmuan berbasis sanad yang kuat agar dapat mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak mulia.

Dengan adanya FGD ini, diharapkan kurikulum Manajemen Pondok Pesantren di Universitas Darunnajah semakin berkualitas dan mampu menjawab tantangan pendidikan pesantren di masa depan. Kurikulum yang dikembangkan harus mampu menyeimbangkan antara ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai tradisi pesantren yang telah terbukti mencetak generasi ulama dan pendidik berkualitas.

Sebagai penutup, diskusi ini menghasilkan beberapa rekomendasi penting yang akan dijadikan landasan dalam penyusunan kurikulum yang lebih komprehensif. Universitas Darunnajah terus berkomitmen untuk menjadi pusat pendidikan pesantren yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam membangun karakter dan kepemimpinan berbasis nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Falah/Rizal

Add Universitas Darunnajah as a preferred source on Google.