Workshop Keuangan Pesantren: Meningkatkan Profesionalisme Pengelolaan Keuangan

Workshop Keuangan Pesantren: Meningkatkan Profesionalisme Pengelolaan Keuangan
Workshop Keuangan Pesantren: Meningkatkan Profesionalisme Pengelolaan Keuangan

Jakarta (27/09/24) – Central Pengembangan Pesantren dan Wakaf menyelenggarakan Workshop Manajemen Keuangan Pesantren untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan keuangan pesantren di Indonesia. Acara ini dihadiri 120 peserta, termasuk pengurus pesantren, mahasiswa, dan akademisi, yang menunjukkan tingginya minat terhadap peningkatan manajemen keuangan lembaga pendidikan pesantren.

Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor 2 Universitas Darunnajah, Al-Ustadz Samiyono, M.Pd., yang menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang tepat. Menurutnya, uang harus digunakan secara bijak untuk operasional, investasi, dan sedekah, agar lembaga seperti pesantren dapat terus beroperasi secara berkelanjutan.

Workshop Keuangan Pesantren: Meningkatkan Profesionalisme Pengelolaan Keuangan

Narasumber utama, Al-Ustadz Nasirin Kastama, S.Pd.I., Direktur Departemen Administrasi dan Keuangan Pesantren Darunnajah, membawakan materi komprehensif mengenai manajemen keuangan. Beliau menjelaskan bahwa perencanaan, penganggaran, pengendalian, audit, dan pelaporan adalah lima fungsi utama yang harus diterapkan dalam pengelolaan keuangan pesantren secara akuntabel dan transparan.

Selain itu, Al-Ustadz Nasirin juga memberikan panduan praktis bagi pengurus pesantren mengenai pengajuan anggaran dan peran bendahara. Beliau menegaskan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran untuk menjaga keseimbangan antara operasional dan pengembangan pesantren.

Workshop ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang memungkinkan peserta bertukar pengalaman dan solusi terkait tantangan dalam pengelolaan keuangan. Harapannya, ilmu yang didapat selama acara dapat segera diterapkan dan berkontribusi pada kemajuan pesantren di Indonesia.

Penulis: Deli Amarta.

Add Universitas Darunnajah as a preferred source on Google.