Universitas Darunnajah Gelar Pengabdian Masyarakat, Rayakan Idul Adha 1446 H

Universitas Darunnajah Gelar Pengabdian Masyarakat, Rayakan Idul Adha 1446 H
Universitas Darunnajah Gelar Pengabdian Masyarakat, Rayakan Idul Adha 1446 H

Jakarta – Universitas Darunnajah (UDN), yang dikenal sebagai kampus berbasis pesantren wakaf, kembali menggelar acara pengabdian kepada masyarakat dengan menegaskan dosen dan mahasiswa mengisi kegiatan Idul Adha 1446 H di Musholla Raudhathul Jannah, Paradise Resort City (PRC).

Kegiatan ini bukan hanya sekadar perayaan hari raya, tetapi juga menjadi momen refleksi mendalam tentang makna qurban dan kesadaran spiritual yang dapat memperkaya hidup umat Islam, baik secara individu maupun kolektif.

Kegiatan ini akan dimulai pada 6 juni 2025. Besar harapan kegiatan ini bisa mengundang antusiasme tidak hanya dari civitas akademika Universitas Darunnajah, tetapi juga masyarakat sekitar.

Acara tersebut diisi oleh Muhammad Irfanudin Kurniawan, M.Ag., Ph.D., dosen Universitas Darunnajah yang juga bertugas sebagai imam dan khotib. Dalam khutbahnya, beliau mengangkat tema “Qurban dan Kesadaran Spiritual”, mengajak umat untuk merenungkan esensi sejati dari qurban, bukan hanya sebagai ritual yang rutin, tetapi sebagai pembuktian kesungguhan hati dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Secara filosofis, qurban merupakan simbol pengorbanan yang mengajarkan umat Islam untuk melepaskan segala hal yang paling berharga demi kebaikan yang lebih besar, baik untuk diri sendiri maupun untuk masyarakat. Ust. Irfan mengajak jamaah untuk memahami bahwa setiap bentuk pengorbanan, baik dalam bentuk materi maupun spiritual, memiliki nilai yang jauh lebih dalam. “Qurban bukan hanya soal memberikan hewan, tetapi soal menumbuhkan kesadaran spiritual kita untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dan memberikan manfaat bagi umat,” ujarnya.

Acara ini menggambarkan integrasi nilai-nilai pesantren yang menjadi pondasi Universitas Darunnajah dalam membangun karakter mahasiswa dan masyarakat. Sebagai kampus berbasis pesantren wakaf, UDN memiliki komitmen yang kuat untuk tidak hanya mendidik secara intelektual, tetapi juga membentuk jiwa-jiwa yang penuh dengan nilai-nilai luhur Islam. Dalam pandangan ini, pendidikan tidak dapat dipisahkan dari pengembangan spiritualitas dan kesadaran sosial. Pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Idul Adha adalah salah satu cara nyata untuk mewujudkan visi tersebut.

Namun, di balik kebahagiaan perayaan Idul Adha, ada sebuah kritik sosial yang perlu kita renungkan bersama, yaitu sejauh mana masyarakat kita benar-benar memahami makna pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari? Apakah kita sudah cukup mengorbankan kepentingan pribadi demi kebaikan bersama? Dengan tema yang diangkat, Ust. Irfan mengingatkan kita untuk lebih menyadari bahwa qurban sejatinya adalah simbol dari pengorbanan diri untuk kemaslahatan umat, bukan hanya soal materi.

Dalam konteks ini, pengorbanan seharusnya mencakup lebih dari sekadar harta benda, tetapi juga pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran untuk menciptakan kesejahteraan bersama.

Melalui kegiatan ini, Universitas Darunnajah juga ingin menumbuhkan semangat kolektif yang berdampak positif pada pengembangan masyarakat. Sebagai bagian dari kampus berbasis pesantren wakaf, UDN berupaya menciptakan lingkungan yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pengembangan karakter yang kuat dengan prinsip-prinsip Islam yang mendalam.

Salah satu kontribusi utama UDN adalah membangun kesadaran bahwa pendidikan harus menjadi sarana untuk mencapai keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual, yang akhirnya bisa memperbaiki kondisi sosial secara menyeluruh.

Lebih jauh lagi, acara ini menggambarkan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat dalam mewujudkan kebaikan bersama. Kampus yang berbasis pesantren wakaf seperti Universitas Darunnajah tidak hanya mengutamakan pencapaian pribadi, tetapi juga menekankan pada pentingnya kepedulian terhadap sesama dan masyarakat luas.

Pengabdian kepada masyarakat melalui acara seperti ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang diemban oleh setiap civitas akademika Universitas Darunnajah, yang seharusnya menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Dengan demikian, kegiatan Idul Adha bukan sekadar ibadah rutin, melainkan sebuah refleksi tentang bagaimana setiap umat Islam, terutama mahasiswa dan dosen di UDN, harus memiliki kesadaran lebih dalam mengenai arti pengorbanan.

Kegiatan ini menjadi tonggak dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peka terhadap tanggung jawab sosial dan spiritual.

Penulis: Abu Ghassan

Add Universitas Darunnajah as a preferred source on Google.