Jakarta – Universitas Darunnajah kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pondok Modern Al-Kautsar, Pekanbaru, Riau. Acara penandatanganan tersebut berlangsung pada Kamis siang, 24 Oktober 2024, bertempat di kampus Universitas Darunnajah, usai agenda Workshop Manajemen Kepengasuhan Santri.
MoU ini ditandatangani oleh Muhammad Irfanudin Kurniawan, Wakil Rektor III Universitas Darunnajah, dan Ali Muhlisin, Pimpinan Pondok Modern Al-Kautsar. Acara penandatanganan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, dihadiri oleh sejumlah dosen, staf pengajar, serta beberapa perwakilan santri dari kedua institusi.
Kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam bidang keagamaan, kepemimpinan santri, dan pengembangan keterampilan pendidik. Dengan adanya MoU ini, kedua lembaga sepakat untuk saling mendukung dalam upaya mengembangkan metode pendidikan yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Muhammad Irfanudin Kurniawan menyatakan, “Kerjasama ini adalah langkah strategis untuk memperkuat jaringan pendidikan antara Universitas Darunnajah dan Pondok Modern Al-Kautsar. Kami berharap, sinergi ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi para santri dan guru di Pondok Modern Al-Kautsar, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika Universitas Darunnajah.”
Ali Muhlisin, selaku Pimpinan Pondok Modern Al-Kautsar, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kerjasama ini. “Dengan adanya MoU ini, kami optimis dapat memberikan pendidikan yang lebih baik bagi para santri. Selain itu, kolaborasi ini juga membuka peluang besar bagi para guru kami untuk terus meningkatkan kompetensinya,” ungkapnya.
Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang kuat dalam membangun jejaring pendidikan yang lebih solid antara kedua institusi. Tidak hanya sekadar formalitas, MoU ini diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi peserta didik dan tenaga pengajar.
Dalam sambutannya, Muhammad Irfanudin Kurniawan menambahkan, “Universitas Darunnajah selalu terbuka untuk bermitra dengan institusi pendidikan lainnya. Kami percaya bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik, adaptif, dan berkualitas.”
Acara ditutup dengan ramah tamah dan diskusi santai antara kedua pihak, menandai awal baru dari perjalanan panjang kolaborasi di bidang pendidikan.
Penulis: Rivaldo




