UDN Jajaki Kerja Sama dengan PBNU, Undang Gus Yahya Hadiri Launching Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2)

UDN Jajaki Kerja Sama dengan PBNU, Undang Gus Yahya Hadiri Launching Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2)
UDN Jajaki Kerja Sama dengan PBNU, Undang Gus Yahya Hadiri Launching Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2)

UDN Jajaki Kerja Sama dengan PBNU, Undang Gus Yahya Hadiri Launching Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2)

JAKARTA – Wakil Rektor II Universitas Darunnajah (UDN) Dr. Samiyono, M.Pd., melakukan kunjungan audiensi ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta, Senin (27/10/2025). Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk menjajaki kerja sama dengan pondok pesantren di bawah naungan NU.

Dalam pertemuan tersebut, Dr. Samiyono diterima langsung oleh H. Syatiri Ahmad dan Hanum selaku perwakilan PBNU. Kedua belah pihak melakukan pembahasan terkait potensi kolaborasi antara UDN dengan jaringan pesantren NU yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain membahas kerja sama, kunjungan ini juga bertujuan untuk menyampaikan undangan kepada K.H. Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU, agar berkenan hadir dalam agenda launching Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Konsentrasi Manajemen Pesantren yang akan digelar oleh UDN.

Kehadiran Gus Yahya, sapaan akrab K.H. Yahya Cholil Staquf, diharapkan dapat memberikan dukungan moril sekaligus memperkuat jejaring akademik antara UDN dengan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Program studi baru ini sejalan dengan visi UDN untuk menjadi universitas sebagai pusat pengembangan keilmuan, manajemen, teknologi, dan kewirausahaan berbasis pesantren wakaf. Mengusung motto “Rooted in Tradition, Leading in Education” (Berakar pada Tradisi, Memimpin dalam Pendidikan), UDN berkomitmen mengintegrasikan nilai-nilai tradisi pesantren dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.

Pembukaan program Magister Manajemen Pendidikan Islam dengan konsentrasi Manajemen Pesantren ini dinilai sangat strategis, mengingat kebutuhan tenaga profesional dalam pengelolaan pesantren modern yang semakin meningkat. Program ini diharapkan dapat menjawab tantangan pengelolaan pesantren di era kontemporer dengan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisi Islam yang telah mengakar kuat.

Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berbasis pada sistem wakaf, UDN terus memperkuat perannya dalam mengembangkan ekosistem pendidikan Islam yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Audiensi ini dinilai menjadi momentum penting bagi UDN dalam memperluas jaringan dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi Islam, khususnya melalui program pascasarjana yang akan segera diluncurkan.