Pekanbaru, 26 Juli 2025 — Nuansa ukhuwah dan semangat perjuangan terasa begitu kuat di lingkungan Pondok Modern Al-Kautsar Pekanbaru, saat lebih dari 120 pengasuh dan pimpinan pondok pesantren se-Provinsi Riau berkumpul dalam kegiatan Silaturahim dan Tajammu’ Pimpinan Pesantren yang digelar oleh Dewan Pimpinan Wilayah Forum Komunikasi Pondok Pesantren (DPW FKPP) Provinsi Riau.
Agenda monumental ini bukan sekadar ajang temu dan ramah tamah. Lebih dari itu, tajammu’ kali ini menjadi forum penting untuk merespons fenomena kekinian pesantren, sekaligus merumuskan langkah strategis dalam penguatan eksistensi, ekonomi, dan kaderisasi kepemimpinan pesantren di tengah derasnya arus perubahan zaman.
Acara istimewa ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPW FKPP Provinsi Riau yang juga menjabat selaku DPD RI pada periode ini, KH. Muhammad Mursyid, M.Pd.I, yang menyampaikan orasi kebudayaan dan tausiyah kebangsaan penuh semangat. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa pesantren hari ini tak cukup hanya bertahan, tapi harus tumbuh menjadi kekuatan alternatif yang strategis dan mandiri sekaligus menampung segala bentuk aspirasi dari para pimpinan Pesantren yang hadir.

Menambah khazanah keilmuan dalam forum ini, hadir pula Dr. Muhammad Irfanudin Kurniawan, M.Ag., Wakil Rektor III Universitas Darunnajah Jakarta, yang memaparkan materi tentang “Kolaborasi Global Memperkuat jejaring akademik dengan institusi internasional dalam kerangka pendidikan Islam yang universal dan rahmatan lil alamin”. Dengan gaya komunikatif, beliau mengajak para asatidz dan kyai untuk menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang kokoh dalam visi dan misi pesantren.
Selaku tuan rumah, Pimpinan Pondok Modern Al-Kautsar, Al-Ustadz Ali Muhlisin, S.H.I., M.Pd., membuka acara dengan penuh semangat. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa silaturahim ini bukan sekadar mempertemukan fisik, namun menyatukan cita dan perjuangan para kyai dan asatidz se-Riau. Beliau yang juga menjabat selaku Sekretaris DPW FKPP Riau membawakan materi megenai “Peluang dan Tantangan Lembaga Pendidikan Pesantren”.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini ditutup dengan pernyataan komitmen bersama untuk terus menguatkan peran pesantren di tengah masyarakat serta memperkokoh jaringan antarpondok se-Riau dan nasional.
Sumber berita: https://www.facebook.com/100078876973704/posts/741576035148289/?rdid=3koR7Hn5uJFqRWAm#




