“Merdeka Itu Diperjuangkan, Bukan Dikasih: Yuk, Hargai Sejarah!”

“Merdeka Itu Diperjuangkan, Bukan Dikasih: Yuk, Hargai Sejarah!”
“Merdeka Itu Diperjuangkan, Bukan Dikasih: Yuk, Hargai Sejarah!”

Hari kemerdekaan Indonesia bukan sekadar upacara dan lomba-lomba. Di balik tanggal 17 Agustus, ada darah, air mata, dan semangat juang para pahlawan yang rela mengorbankan nyawa demi satu kata: merdeka. Mereka nggak dikasih kemerdekaan, tapi memperjuangkannya dengan tekad dan keberanian luar biasa.

Sayangnya, sebagian remaja hari ini lupa atau bahkan cuek sama sejarah. Padahal, menghargai perjuangan masa lalu adalah tanda syukur atas nikmat kemerdekaan yang kita nikmati sekarang. Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

“Barang siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah.”

(HR. Abu Daud)

Artinya, menghormati jasa para pejuang adalah bagian dari rasa syukur kepada Allah atas nikmat kemerdekaan. Merdeka itu bukan hanya bebas dari penjajahan fisik, tapi juga bebas dari kebodohan, kemalasan, dan keputusasaan. Maka, sebagai generasi muda, tugas kita hari ini adalah menjaga dan mengisi kemerdekaan itu dengan karya, belajar sungguh-sungguh, dan peduli pada bangsa.

Allah SWT juga berfirman:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”

(QS. Ar-Ra’d: 11)

Ayat ini menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa dimulai dari perubahan diri setiap individunya. Kalau kita ingin negeri ini semakin maju, kita harus mulai dari diri sendiri—dengan disiplin, semangat belajar, dan kontribusi nyata, sekecil apapun.

Jadi, yuk kita maknai kemerdekaan dengan lebih dalam. Bukan sekadar selebrasi, tapi juga refleksi: apa yang sudah kita lakukan untuk mengisi kemerdekaan yang dulu diperjuangkan dengan nyawa?

Penulis: Rain

✨Rooted in tradition, leading in education✨

Link Pendaftaran: pendaftaran.darunnajah.ac.id

Follow Us:
Instagram: @univ.darunnajah
Facebook: Universitas Darunnajah Jakarta
Tiktok: univ_darunnajah

Add Universitas Darunnajah as a preferred source on Google.