Mengukir Prestasi dengan Amanah Beasiswa

Mengukir Prestasi dengan Amanah Beasiswa
Mengukir Prestasi dengan Amanah Beasiswa

Pada hari Rabu, 24 September 2025, Universitas Darunnajah menyelenggarakan Seminar Beasiswa bertajuk “Mengukir Prestasi dengan Amanah Beasiswa”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Ibnu Haitsam, Gedung Abu Bakar lantai 2, dan dihadiri oleh para penerima beasiswa, dosen, serta civitas akademika Universitas Darunnajah.

Seminar menghadirkan narasumber Dr. Samiyono, M.Pd., Wakil Rektor 2 Universitas Darunnajah, yang membawakan materi inspiratif mengenai pentingnya menjaga amanah dan prestasi bagi penerima beasiswa. Saat ini Universitas Darunnajah memiliki lebih dari 100 mahasiswa penerima beasiswa yang terdiri dari berbagai jenis, di antaranya Beasiswa KIP Kuliah, Baznas Siak, Pemda Siak, ASFA Assalam Fillamin, dan Kospin Jasa. Keberagaman jenis beasiswa ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Darunnajah dalam mendukung mahasiswa berprestasi agar dapat menempuh pendidikan tinggi dengan dukungan finansial yang memadai.

Dalam paparannya, Dr. Samiyono menekankan pentingnya dua prinsip utama yang dirumuskannya dalam konsep “2M”, yaitu Memancing dan Memantaskan Diri. Beliau menjelaskan bahwa setiap mahasiswa yang ingin sukses dan memiliki cita-cita besar harus terlebih dahulu “dipancing” agar muncul motivasi dan fokus pada tujuan. Namun, motivasi saja tidak cukup. Mahasiswa juga harus memantaskan diri, yakni mempersiapkan kapasitas diri agar benar-benar layak dan siap ketika kesempatan itu datang.

Selain itu, Dr. Samiyono menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh Mindset – Karakter – Mentor. Mahasiswa perlu memiliki pola pikir (mindset) yang positif, membangun karakter yang kuat, dan mencari mentor yang tepat untuk menjadi teladan dan pembimbing. Dalam membangun karakter, beliau menggarisbawahi pentingnya prinsip “3K”: Siap Kerjasama, Siap Konflik, dan Siap Kompetisi.

Siap Kerjasama berarti mampu bekerja sama dalam tim dan menghargai kontribusi orang lain.
Siap Konflik menunjukkan kesiapan mental menghadapi perbedaan pendapat secara dewasa.
Siap Kompetisi adalah keberanian untuk berkompetisi secara sehat demi meraih prestasi terbaik.

Melalui seminar ini, para penerima beasiswa diharapkan tidak hanya menjadi mahasiswa yang berprestasi secara akademik, tetapi juga menjadi pribadi yang mampu menginsiprasi lingkungan sekitarnya dengan karakter dan keteladanan.