Melalui Kuliah Pakar FAI, Prof. Abuddin Nata Dorong Transformasi Pendidikan Islam melalui Inovasi Metode Pembelajaran

Kuliah Pakar yang diselenggarakan Fakultas Agama Islam Universitas Darunnajah menghadirkan Prof. Dr. H. Abuddin Nata, M.A., Guru Besar Sejarah dan Pendidikan Islam Universitas Darunnajah, sebagai narasumber utama. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 13.00–14.30 WIB secara hybrid di Kelas Pascasarjana Universitas Darunnajah dan melalui Zoom Meeting dengan mengangkat tema “Pendekatan dan Metode dalam Pendidikan Islam”.

Acara ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Agama Islam Universitas Darunnajah. Kegiatan tersebut menjadi sarana penguatan wawasan akademik bagi mahasiswa dalam memahami perkembangan pendekatan dan metode pembelajaran Islam yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Dalam pemaparannya, Prof. Abuddin Nata menjelaskan bahwa pendekatan, model, metode, teknik, dan taktik pembelajaran merupakan komponen penting yang menentukan keberhasilan proses pendidikan. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi digital, serta perubahan karakter peserta didik menjadi faktor yang menuntut adanya inovasi berkelanjutan dalam praktik pendidikan Islam.

Menurutnya, salah satu tantangan pendidikan saat ini adalah masih dominannya penggunaan metode pembelajaran yang berpusat pada guru atau teacher centered learning. Akibatnya, proses pembelajaran sering kali kurang menarik dan belum sepenuhnya mampu mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, serta aktif dalam menemukan pengetahuan.

Melalui Kuliah Pakar FAI, Prof. Abuddin Nata Dorong Transformasi Pendidikan Islam melalui Inovasi Metode Pembelajaran

Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an dan Hadis sesungguhnya telah memberikan petunjuk yang kaya mengenai prinsip-prinsip pembelajaran yang humanis dan berorientasi pada pengembangan potensi manusia. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi landasan dalam merancang model pembelajaran yang tidak hanya efektif secara akademik, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak peserta didik.

Dalam menghadapi era digital, Prof. Abuddin Nata mendorong para pendidik untuk memanfaatkan teknologi secara bijaksana dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip ajaran Islam. Integrasi teknologi dan nilai keislaman diyakini mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, menarik, dan relevan bagi generasi Z maupun generasi Alpha.

Selain itu, ia mengajak mahasiswa sebagai calon pendidik dan pengelola pendidikan untuk mengembangkan pembelajaran yang menumbuhkan kreativitas, imajinasi, intuisi, serta kemampuan memecahkan masalah. Pendekatan tersebut dinilai penting agar lulusan pendidikan Islam mampu beradaptasi dengan perubahan global sekaligus tetap memiliki identitas dan nilai-nilai keislaman yang kuat.

Melalui kuliah pakar ini, Fakultas Agama Islam Universitas Darunnajah menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi mahasiswa PIAUD, PGMI, serta MPI. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan inovasi pendidikan yang unggul, adaptif, dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.