Jakarta–17April2025
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Agama Islam Universitas Darunnajah menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama delegasi dari Islamic Council of New South Wales (ICNSW), Australia. Acara yang mengusung tema “Exploration of Potential Collaborations in Education, Social Work, and Religion between Darunnajah and ICNSW” ini diselenggarakan di ruang pertemuan Baitun Nadwah pada Kamis, 17 April 2025.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dekan Fakultas Agama Islam, Ketua Program Studi PIAUD, para dosen PIAUD, serta sejumlah perwakilan dari ICNSW Australia, di antaranya Muhammad Elias Attia (seorang pengacara), Nurul Musfirah Abdul Talib, Lola Talib, Samah Taki, dan Asma Abbou.
FGD ini menjadi wadah strategis untuk mempererat hubungan kerja sama internasional, khususnya dalam pengembangan program pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai keislaman, serta peluang kerja sama dalam bidang sosial dan keagamaan yang dapat dijalankan secara berkelanjutan antara kedua lembaga.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Agama Islam menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiasi kerja sama dari ICNSW. Ia berharap FGD ini menjadi langkah awal untuk menjalin kolaborasi nyata yang berdampak luas, tidak hanya dalam lingkup akademik, tetapi juga sosial kemasyarakatan.
Perwakilan dari ICNSW, Muhammad Elias Attia, menyampaikan antusiasmenya dalam menjajaki berbagai kemungkinan kerja sama, termasuk pertukaran akademik, pelatihan guru PAUD, kegiatan sosial lintas negara, serta program-program edukatif keislaman yang dapat mempererat hubungan antara komunitas Muslim di Indonesia dan Australia.

Diskusi berlangsung hangat dan produktif, dengan berbagai gagasan dan usulan kerja sama yang mencakup pengembangan kurikulum, seminar internasional, hingga program pengabdian masyarakat lintas negara. Kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti hasil diskusi ini dalam bentuk nota kesepahaman dan kegiatan nyata di masa mendatang.
Kegiatan ini mencerminkan semangat Universitas Darunnajah untuk terus membuka ruang kolaborasi global, serta memperluas jejaring internasional dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam yang inklusif dan berdaya saing global.




