Audiensi Tim Pendirian Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Darunnajah dengan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag

Audiensi Tim Pendirian Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Darunnajah dengan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag
Audiensi Tim Pendirian Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Darunnajah dengan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag

Selasa, 29 April 2025 – Tim Pendirian Program Studi (Prodi) Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Darunnajah melakukan audiensi dengan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag), Prof. Dr. Phil Sahiron, M.A. Audiensi ini bertujuan untuk membahas rencana pendirian program studi baru yang akan memperkuat kualitas manajemen pendidikan pesantren di Indonesia.

Tim yang dipimpin oleh Presiden Universitas Darunnajah, K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs., bersama dengan Rektor Universitas Darunnajah, Dr. Much. Hasan Darojat, memaparkan rencana pendirian Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam yang mengusung konsentrasi khusus pada manajemen pesantren. Program studi ini akan menyediakan pendidikan tingkat lanjut yang fokus pada pengelolaan pesantren dengan pendekatan manajerial modern, namun tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional yang melekat pada pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam.

K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs., dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa pendirian program studi ini merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme dalam mengelola pesantren di Indonesia. Program ini akan membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan manajerial yang relevan, guna menjawab tantangan yang dihadapi pesantren dalam menjalankan operasionalnya di era modern.

“Program studi ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dalam mengelola lembaga pendidikan Islam, khususnya pesantren, dengan mengintegrasikan pendekatan manajerial terkini yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia pendidikan pesantren,” jelas K.H. Hadiyanto.

Sementara itu, Dr. Much. Hasan Darojat menambahkan bahwa konsentrasi manajemen pesantren ini sangat relevan untuk menjawab kebutuhan akan pengelolaan yang lebih efektif di pesantren. Kurikulum yang ditawarkan akan mengupas tuntas berbagai aspek manajemen dalam pesantren, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, hingga pengelolaan kurikulum dan hubungan eksternal.

Prof. Dr. Phil Sahiron, M.A., Direktur Diktis Kemenag, menyambut positif inisiatif pendirian program studi ini. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa Kemenag mendukung penuh pendirian Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam yang berfokus pada manajemen pesantren, karena sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

“Kemenag sangat mendukung langkah Universitas Darunnajah ini, karena pesantren merupakan bagian penting dalam sistem pendidikan Islam di Indonesia. Pengelolaan yang baik dan modern sangat dibutuhkan untuk memastikan pesantren terus berkembang dengan baik,” ujar Prof. Sahiron.

Audiensi ini juga membahas berbagai hal terkait teknis perizinan dan akreditasi program studi, serta langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan program studi ini dapat segera dibuka dan beroperasi sesuai dengan standar pendidikan tinggi yang berlaku. Diharapkan, Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam dengan Konsentrasi Manajemen Pesantren Universitas Darunnajah dapat segera terwujud dan memberikan kontribusi besar bagi dunia pendidikan Islam di Indonesia, terutama dalam mengelola pesantren dengan lebih efektif dan profesional.

Kontributor: Nurhakim