Jakarta, 18 Juni 2024 – Pondok Pesantren Darunnajah menyambut Idul Adha 1445 H dengan penuh khidmat. Pada hari Senin, 17 Juni 2024, ribuan jamaah berkumpul untuk melaksanakan Shalat Idul Adha yang diadakan di halaman Masjid pesantren. Wakil Rektor I Universitas Darunnajah, Ust. H. Hendro Risbiyantoro, M.S., mendapatkan kehormatan untuk menjadi khotib pada kesempatan istimewa ini.
Dalam khutbahnya, H. Hendro mengangkat tema “Refleksi dari Kisah Nabi Ibrahim AS: Pengorbanan Orang Tua dan Anak dalam Pendidikan Pesantren”. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS, yang penuh dengan nilai-nilai pengorbanan dan ketaatan kepada Allah SWT.
“Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail bukan hanya tentang ketaatan, tetapi juga tentang pengorbanan yang tulus antara orang tua dan anak. Ini relevan dengan kehidupan di pesantren, di mana pengorbanan adalah bagian dari proses pendidikan yang membentuk karakter dan akhlak mulia,” ujar H. Hendro dalam khutbahnya.
Beliau juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka di pesantren. Pengorbanan orang tua yang melepas anaknya untuk menuntut ilmu di pesantren adalah bentuk ketaatan dan keikhlasan yang patut diteladani.
“Orang tua di rumah, berusaha menjadi orang tua yang baik, salah satu buktinya adalah memasukkan kalian di pesantren Darunnajah ini. Mungkin, orang tua kalian sedang meniru pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Sayyidah Hajar. Mereka menahan sesuatu yang pedih, tidak bisa bertemu dengan kalian setiap harinya, ini dapat menyebabkan kerinduan yang mendalam bagi orang tua,” ungkap H. Hendro.
H. Hendro juga menyoroti bahwa pengorbanan tidak hanya datang dari orang tua, tetapi juga dari anak-anak yang menempuh pendidikan di pesantren. Para santri di Darunnajah menjalani kehidupan yang berbeda dari kehidupan di rumah mereka, mengorbankan kenyamanan dan kedekatan dengan keluarga demi menuntut ilmu dan membentuk karakter.
Setelah pelaksanaan shalat dan khutbah, acara dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang telah disiapkan oleh panitia. Hewan kurban ini akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi yang diajarkan dalam Islam.
Kehadiran H. Hendro sebagai khotib Shalat Idul Adha kali ini memberikan makna tersendiri bagi keluarga besar Universitas Darunnajah. Selain dikenal sebagai akademisi, H. Hendro juga aktif dalam kegiatan dakwah dan sosial, menjadikan beliau sosok yang dihormati dan menjadi teladan bagi para mahasiswa dan santri.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat Idul Adha dan nilai-nilai pengorbanan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dapat terus menginspirasi umat Islam untuk berkomitmen dalam pendidikan anak-anak mereka, membangun generasi yang berakhlak mulia dan berilmu pengetahuan, serta menjadikan pesantren sebagai pilar utama dalam pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia.
Hakim.




