Program Pengenalan Bahasa & Budaya

0
113

Selasa, 14 Maret 2023, Universitas Darunnajah Jakarta Selatan kedatangan tamu istimewa dari Keio University dalam agenda Students Academic Visit of Keio University, Tokyo, Japan to Darunnajah University, Jakarta, Indonesia. Kedatangan mahasiswa Keio University ke Universitas Darunnajah bertujuan tidak lain dan tidak bukan untuk untuk mempererat tali silaturahmi.

Dalam agenda tersebut, ada beberapa sambutan yang disampaikan oleh Drs. K.H. Mustofa Hadi Chirizin selaku Dewan Nadzir menjelaskan tentang pesantren dan apa itu Darunnajah. Didalam sambutannya, K.H Mustofa Hadi Chirzin mengatakan bahwa Darunnajah merupakan kampung / tempat untuk mencapai kesuksesan. Darunnajah adalah pesantren yang mendidik anak- anak dengan nilai- nilai Islami.

Pesantren di Indonesia sudah ada sejak abad ke- 16 jauh sebelum Indonesia merdeka. Namun basis pesantren di Indonesia berbeda- beda, tergantung orientasi serta pengalaman dari pimpinan/ kiyai. Darunnajah merupakan salah satu dari 30.000 Pesantren di Indonesia.

Selain menjelaskan tentang pesantren, dalam sambutannya K.H Mustofa Hadi Chirzin juga berharap kepada mahasiswa Keio University dapat mempelajari serta meneliti tentang pesantren.

Kemudian dilanjut dengan sambutan yang kedua oleh H. Hendro Risbiyantoro, M.S selaku wakil Rektor III Universitas Darunnajah menjelaskan tentang bagaimana perjalanan Universitas menjadi sebuah lembaga resmi Universitas.

  1. Hendro Risbiyantoro, M.S mengatakan Universitas Darunnajah adalah perguruan tinggi swasta berbasis pesantren yang berada di bawah yayasan Darunnajah. Universitas ini di dirikan pada 20 Juni 2022 sebagai gabungan dari STAI Darunnajah Jakarta, STIE Darunnajah, dan STAI Darunnajah Bogor.

Setelah sambutan dari dewan nadzir dan wakil Rektor III Universitas Darunnajah, Mahasiswa Keio University mempersentasekan serta mengenalkan tentang program yang ada di Keio university dan budaya- budaya Jepang.

Keio University didirikan oleh Yukichi Fukuzawa pada tahun 1858 yang sekarang telah berusia lebih dari 160 tahun dengan  10 fakultas dengan jumlah  30.000 mahasiswa. Diantara banyaknya ilmu bahasa yang diajarkan salah satunya yakni Bahasa Indonesia.

Selain itu mahasiswa Keio juga memperkenalkan budaya Jepang kepada mahasiswa universitas Darunnajah Jakarta, Indonesia. Para mahasiswa Keio mengenalkan bahwa Jepang sangat terkenal dengan tari tradisional, nyanian, dan anime. Dengan memperkenalkan budaya Jepang, ketertarikan serta minat antara mahasiswa Keio university dan mahasiswa universitas Darunnajah semakin besar untuk untuk mempelajari budaya asing.

Dalam pengenalan budaya Jepang oleh mahasiswa Keio University kepada mahasiswa universitas Darunnajah para mahasiswa merasa gembira dengan menari serta menyanyi bersama.

Pengenalan Budaya

Keio university juga memiliki sebua program berupa project tentang muslims in Japan . Jadi, para mahasiswa Keio University membentuk sebuah organisasi yang bertemakan Islami. Namun, program ini tidak diikuti oleh muslim saja, akan tetapi program ini dirancang dengan penggabungan antara mahasiswa muslim dan non muslim di Keio university.

Project ini memiliki beberapa program diantaranya:

  1. Food Drive di Masjid Otsuka, merupakan program dengan mengumpulkan makanan dari orang-orang lokal dan membagikannya kepada anak-anak yang kurang mampu.
  2. Tamr,  adalah sebuah majalah yang berisikan tentang hal- hal yang berbau Islami. Majalah ini dibuat untuk menginformasikan informasi tentang Masjid di Jepang dan Ramadhan.

Itulah beberapa kegiatan serta pengenalan yang dilakukan Keio University, Tokyo, Japan dengan Universitas Darunnajah untuk memperat hubungan dan silaturahim.(Audia Rahmayana)