Narkoba dan Kesehatan

0
41
ilustrasi overdosis pemakaian narkoba

Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika, dan obat terlarang. Kita juga sering mendengar dari sahabat narkoba yaitu Napza yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif. Keduanya tersebut sangat berbahaya bagi Kesehatan dan sangat banyak dampak buruk yang akan terjadi jika pelaku menggunakan dan akan kecanduan yang akan membuat sekitarnya meresahkan akan keberadaan dia.

Narkoba dan zat-zat yang ada diddalamnya itu mungkin bisa menjadi manfaat dan juga mampu merusak Kesehatan dalam tubuh kita. Mungkin jika dilihat dalam segi manfaatnya seperti obat bius dalam proses penyembuhan agar efeknya bisa menenangkan dan dosisinya sudah ada takarannya dalam meberikan obat tersebut, tetapi jika semisal dia ingin agar masalah yang dia sedang alami, jatuh hati karena putus cinta, broken home, melupakan masa lalu dan sebagainya yang mereka berfikir akan mampu membuat mereka senang dan akan membuat mereka melupakan segala pikiran negatif mereka. Pastinya dia akan minum obat tersebut yang memiliki dosis yang berlebihan sehingga bisa menyebabkan kecanduan.

Namun semua penggunaan tersebut semuanya bermula dari pemakainya yang mencoba-coba dan ikut-ikutan. Tahap selanjutnya jika si pemula ini merasa fresh jika minum obat tersebut dia akan menggunakan lagi sehingga lama kelamaan akan dia merasa nyaman menggunakan obat tersebut dan menjadi kecanduan. Sangat disayangkan hal tersebut tidak berlangsung lama, ketika mereka merasa nyaman dan senang disisi lain obat tersebut akan berinteraksi dan akan memunculkan efek samping dari dosis yang berlebihan. Efek sampingnya bisa berupa pikiran tidak bisa dikendalikan, susah untuk focus. Bahkan ada juga yang sampai bener-bener tidak bisa dalam mengontrol jiwanya sehingga bisa membunuh siapapun yang ada disekitarnya termasuk keluarganya.

Dalam UU Narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, mampu menurun kesadarannya dan menyebabkan kecanduan. Obat-obatan yang dimaksud seperti Ganja, opium, tanaman koka, Alfaprodina, Morfin dll.

Mengapa ganja diluar negri seperti itu belanda, kanada, spanyol, kolombia, boleh sedangkan di Indonesia itu tidak boleh? Ada beberapa alasan mengapa negara-negara tersebut melegalkan secara penuh:
1. Negara yang melegalkan ganja secara penuh hanya untuk keperluan medis dan itu memiliki peraturan yang sangat ketat sekali dilaur sana dan jika ada diindonesia bakal banyak yang menyalahgunakan seperti menjadikan rokok atau menjadikanya obat-obatan.
2. Negara yang melegalkan ganja secara penuh atau legal untuk rokok (rekreasional) dan itu ada Batasan dan aturan yang ketat dalam proses tersebut. Contohnya adalah: Belanda, Kanada, Spanyol, Kolombia.
3. Negara yang melegalkan ganja adalah negara yang dimana barang ilegalnya si pemakainya inni tidak akan dipenjara melainkan akan dihukum hukuman public atau langsung di rehabilitasi sehingga dinamakan Dekriminalisasi.

Manfaat ganja dibidang medis yaitu: 1. Menenagkan kecemasan 2. Memperlambatkan Alzheimer yang menyerang otak 3. Mengobati epilepsi 4. Obat Kanker 5. Meredam gejala multiple sclerosis 6. Mengatasi penyakit Parkinson 7. Mengobati radang usus. Semuanya tersebut untuk kepentingan tenaga medis dan Kesehatan, itulah mengapa negara barat sana melegalkan ganja dinegaranya masing-masing karena mereka memiliki seleksi barang yang masuk dengan sangat ketat sehingga tidak sembarangan bisa diakses oleh semua orang.

Jika ganja dilegalkan diluar negri aja bisa, kenapa diindonesia pemerintah tidak menggunakan ganja sebagai medis juga dan melegalkannya?. Dinegara majus ana yang melegalkan ganja orang yang bener-bener mengikuti peraturan pemerintah untuk mengonsumsinya secara pribadi, orang orang disana sangat tegal minimal umur 21 tahun dan usia yang dibawah 21 tahun itu tidak bisa membeli. Walaupun mereka bisa beli tetapi mereka memakainya tidak berlebihan karena mereka tau kecukupan dan teratur. Jika di Indonesia? Kita lihat saja rokok yang sudah melegalkan yang dimana rokok memiliki Batasan untuk menggunakannya, akan tetapi sekarang bisa didapatkan dimana saja, bahkan diwarung-warung kecil sehingga anak SD saja bisa mendapatkannya.

Dan kita balik lagi ke Narkotika memiliki dampak yang begitu serius yang dimana berpengaruh terhadap kehidupan dan kejiwaan kita, diantaranya adalah:
1. Halusinasi yang menjadi efek yang sering dialami oleh pengguna narkoba seperti ganja, dalam dosis yang berlebihan juga menyebabkan rasa muntah, mual, rasa takut yang berlebihan dalam mengambil Tindakan. Dampaknya bisa depresi dan kecemasan setiap saat.
2. Dehidrasi yang mampu mempengaruhi keseimbangan elektrolit berkurang sehingga meneyebabkan kekurangan cairan. Jika efek ini terus terjadi, tubuh akan kejang-kejang, mungul halusinasi, perilaku lebih agresif dan rasa sesak pada bagian dada.
3. Kematian yang dimana sipemakai sabu-sabu atau obat-obatan lain terlalu berlebihan dan dosisinya terlalu tinggi maka akan menimbulkan kematian.
4. Menurunya tingkat kesadaran sehingga badan jadi agak drop membuat tubuh terganggu, sering binggung, dan terlihat perubahan perilaku yang signifikan.
Semua Pemakaian Narkotika itu diperbolehkan hanya untuk kepentingan medis sesuai dengan dosis yang sudah diatur, bukannya Indonesia melarang pastinya pemerintah mempunyai alasan yang sangat kuat mengapa dinegara kita sangat dilarang dalam hal segi ganja dll. Obat-obatan yang terlalu berlebihan akan menimbulkan efek serius yang paling parahnya bisa menyebabkan kematian.

Maka dari itu dihimbau tidak mencoba-coba dan kita harus memiliki prinsip sendiri jangan hanya sekedari ikut-ikutan saja tetapi kita harus bisa memilih itu baik atau buruk untuk kehidupan dan Kesehatan kita.

Penulis: Fariz Dzikrul