Memperkuat Silaturahmi dengan Asfa Foundation dalam Buka Puasa Bersama.

0
16

Jakarta, 30 Maret 2024 – Universitas Darunnajah (UDN) adalah perguruan tinggi swasta berbasis pesantren wakaf yang berada di bawah Yayasan Darunnajah. Universitas ini didirikan pada 20 Juni 2022 sebagai gabungan dari STAI Darunnajah Jakarta, STIE Darunnajah, dan STAI Darunnajah Bogor. Dalam visinya, Universitas Darunnajah berkomitmen mencetak insan masa depan melalui program pendidikan unggul yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Universitas Darunnajah (UDN) juga tengah mengembangkan berbagai program dan kegiatan yang bergerak dalam berbagai bidang baik dari Pesantren Mahasiswa (Pesma), Pusat Studi Pesantren dan Wakaf, Halal Center, sampai Laziz Darunnajah. Laziz Darunnajah merupakan lembaga amal yang telah memberikan kontribusi besar dalam memberikan beasiswa dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat sekitar. Dengan adanya Laziz Darunnajah, Universitas Darunnajah berkomitmen untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui pendidikan dan bantuan sosial yang berkelanjutan.

Dengan berbagai program dan kegiatan yang positif tersebut, Universitas Darunnajah (UDN) dipercayai untuk melakukan kolaborasi bersama Laziz As-Salam Fil Alamin (Asfa) Foundation dalam melakukan Buka Puasa Bersama pada Sabtu, 30 Maret 2024. Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarlembaga serta meningkatkan kerjasama dalam upaya kemanusiaan dan sosial.

Menariknya, acara ini akan menghadirkan pembicara dari tokoh terkemuka, antara lain Dr. K.H Sofwan Manaf, M.Si dan K.H. Hadiyanto Arief, S.H. M.Bs., selaku Presiden Universitas Darunnajah, serta Komjen Pol (Purn) Dr. Syafruddin Kambo, M.Si selaku ketua dari Laziz As-Salam Fil Alamin (Asfa) Foundation. Acara ini juga turut dihadiri langsung oleh santri, guru dan juga mahasiswa Universitas Darunnajah.

Tidak hanya agenda buka puasa bersama ini, Universitas Darunnajah (UDN) dan Asfa Foundation telah menjalin hubungan kerjasama yang harmonis dan telah berjalan untuk waktu yang lama. Sebelumnya, perguruan tinggi ini telah aktif dalam mendapatkan kuota beasiswa dari lembaga terkemuka tersebut. Adapun kuota beasiswa tersebut diberikan kepada kader-kader dari berbagai pondok pesantren yang ada di Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Darunnajah.

Saat ini beasiswa Asfa di UDN berjumlah 50 mahasiswa, selain itu komjen Pol Syafruddin Kambo juga menjelaskan terkait beasiswa kedokteran dengan target one pesantren one dokter, beasiswa Yordan dan uni emirat terkhusus untuk perempuan.

Tidak lupa, beliau mendorong UDN untuk menjadi Universitas unggul dan menjadi lokomotif kemajuan pesantren-pesantren di Indonesia serta Dunia.

Universitas Darunnajah (UDN), dengan segala program dan kegiatan positifnya, terus membuktikan dirinya sebagai agen perubahan yang signifikan dalam memajukan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ikatan sosial yang ada. Acara Buka Puasa Bersama ini merupakan komitmen bersama untuk membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung antara berbagai lembaga dan masyarakat.

Saat ini universitas Darunnajah (UDN) memiliki 3 fakultas yaitu Fakultas Agama Islam (FAI) dengan prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) yang berkonsentrasi pada manajemen pesantren. Program studi ini merupakan program unggulan sebagai implementasi dari UU no 18 tahun 2019 tentang pesantren dan bentuk eksistensi Pesantren Darunnajah yang memasuki umur 82 tahun dari masa perintisan.

Kemudian Program Studi Hukum Keluarga Islam yang berfokus kepada pembentukan keluarga Sakinah, Mawaddah warahmah. Keluarga sebagai institusi pendidikan pertama harus mendapatkan penguatan sehingga tercipta generasi unggul.

Ada juga program studi pendidikan Guru Anak Usia Dini dan Guru Sekolah Dasar. Program ini ini menguatkan program lain salam kaitannya dengan pendidikan keluarga.

Sebagai universitas yang lahir dari pesantren Metropolitan, universitas Darunnajah (UDN) juga membuka fakultas Bisnis dengan program studi bisnis digital, Entrepreneurship dan Administrasi Bisnis.

Program ini merupakan perwujudan dari sosok wakif KH. Abdul Manaf Mukhayyar seorang saudagar yang cinta ilmu sehingga mewakafkan harta dan dirinya untuk mendirikan pesantren Darunnajah.

Selain itu universitas Darunnajah (UDN) membuka Fakultas Saintek dengan program studi Rekayasa perangkat lunak, Sistem Teknologi informasi dan Sains Aktuaria. Program-program ini sebagai jawaban bahwa Darunnajah beserta pesantren lainnya bisa terus berinovasi dalam pendidikan.

Dengan tiga fakultas ini maka diharapkan bisa lahir para alumni dengan tiga kategori yaitu Ulama, Aghnia dan Umara atau teknokrat. Dengan adanya kolaborasi antara Universitas Darunnajah (UDN) dan Lazis Asfa, Lazis Darunnajah serta lembaga Charity lainnya diharapakan bisa mempercepat terbentuknya SDM unggul tersebut.