Kemenag Sampaikan Harapan Besar Terhadap Darunnajah!

0
36

Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan pelayanan prima pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, setiap Unit Kerja yang memiliki pelayanan baik internal maupun eksternal diminta untuk menyusun standar pelayanan.

Sehubungan dengan hal tersebut, Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Keortalaan Pendidikan Islam 3 (Review Standar Pelayanan Pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam).

Yayasan Darunnajah Jakarta turut menghadiri kegiatan tersebut, yang diwakilkan oleh Ustadz Hendro Risbiyantoro, M.S., (Wakil Rektor III) dan Ustadz Junaedi Riyanto, S.H. selaku wakil Kepala Sekolah MTs Darunnajah.

Acara ini berlangsung selama 3 hari terhitung dari hari Selasa-Kamis (30/05-01/06) yang bertempat di Swiss–Belhotel, Serpong.

Dalam acara ini, Dr. Yusi Damayanti (Ketua bagian Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama) menyampaikan betapa bahwa Darunnajah sudah terkenal maju dikalangan masyarakat juga memiliki kurikulum yang patut diacungi jempol dalam mendidik para santri.

Dengan ini Kemenag sangat mendukung perjuangan Darunnajah menjadi lembaga wakaf yang memiliki satuan pendidikan lengkap (mulai dari RA sampai Perguruan Tinggi baik yang dibawah Kemenag maupun Kemendikbud).

Dimata Kemenag, Darunnajah  sudah menjadi suatu kebanggaan tersendiri yang mana telah banyak membantu pemerintah menjalankan dan mendukung pendidikan di Indonesia, tentunya kemenag sangat berterimakasih akan hal ini.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kemenag akan karya-karya yang telah diterbitkan oleh Yayasan Darunnajah, diantaranya yakni Buletin Darunnajah, Buku Sejarah, Hidden Curriculum (yang ditulis oleh Pengasuh Pesantren, KH. Hadiyanto Arief, SH., MBs).

Besar harapan Kemenag untuk Darunnajah, salah satunya Darunnajah diharapkan membuat kurikulum pengajaran Ilmu Alquran dari tingkat RA sampai Perguruan Tinggi.