
Jakarta, 17 Agustus 2026 — Universitas Darunnajah akan menyelenggarakan Seminar Nasional dan Grand Launching Program Doktor (S3) Manajemen Pendidikan Islam dengan konsentrasi Manajemen Pesantren pada 18 Agustus 2026 di Jakarta.
Mengusung tema “Era Baru Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Darunnajah untuk memperkuat kontribusi pesantren dalam menghadapi tantangan pendidikan dan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Seminar nasional tersebut akan menghadirkan Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, sebagai narasumber. Kehadiran Wakil Menteri Agama diharapkan dapat memberikan perspektif strategis mengenai arah dan masa depan pesantren serta penguatan manajemen pendidikan Islam di Indonesia.
Selain seminar nasional, kegiatan ini juga akan menjadi momentum grand launching Program Doktor (S3) Manajemen Pendidikan Islam dengan konsentrasi Manajemen Pesantren Universitas Darunnajah.
Program doktor tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kapasitas akademik dan kepemimpinan dalam mengelola lembaga pendidikan Islam, khususnya pesantren, secara profesional, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui konsentrasi Manajemen Pesantren, Universitas Darunnajah ingin mendorong pengembangan kajian dan praktik manajemen pesantren yang tidak hanya berorientasi pada penguatan kelembagaan, tetapi juga mampu merespons perkembangan teknologi, transformasi pendidikan, dinamika sosial, serta kebutuhan pembangunan nasional.
Dr. Much Hasan Darojat, Rektor Universitas Darunnajah memandang bahwa penguatan kualitas manajemen pesantren merupakan salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan lembaga pendidikan Islam agar semakin mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa.
Tema “Era Baru Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045” dipilih untuk membuka ruang diskusi mengenai bagaimana pesantren dapat bertransformasi tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai kepesantrenan. Pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, kompeten, dan mampu menghadapi tantangan global.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan antara akademisi, praktisi pendidikan, pengelola pesantren, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas masa depan pendidikan pesantren di Indonesia.
Dengan diselenggarakannya seminar nasional sekaligus grand launching program doktor ini, Universitas Darunnajah menegaskan komitmennya untuk terus mengambil peran dalam pengembangan pendidikan Islam, peningkatan kualitas manajemen pesantren, serta penguatan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Seminar Nasional dan Grand Launching Program Doktor (S3) Manajemen Pendidikan Islam Universitas Darunnajah akan dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 di Jakarta.



