Ponorogo—Rangkaian peringatan Milad ke-63 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor berlangsung khidmat pada Sabtu-Ahad, 11-12 Juli 2026. Di tengah forum yang mempertemukan para tokoh pendidikan pesantren dari berbagai daerah, hadir Presiden Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta, Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si. , didampingi jajaran pimpinan UDN lainnya. Kehadiran ini bukan sekadar silaturahim, melainkan peneguhan komitmen UDN dalam memperkuat ekosistem pendidikan pesantren di Indonesia melalui kolaborasi strategis dengan UNIDA Gontor.
Hubungan Historis yang Mengakar
Hubungan Darunnajah dengan Gontor bukanlah hubungan baru. Ia berakar pada ikatan keilmuan dan spiritual yang telah berlangsung puluhan tahun. Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si. , yang juga merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, adalah alumni Gontor yang menimba ilmu selama 12,5 tahun dan lulus pada 1985. Beliau bahkan pernah menjadi sekretaris langsung KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, salah satu pimpinan Gontor, selama empat tahun. Dalam berbagai kesempatan, beliau menyatakan bahwa semangat dan kegigihan KH. Abdullah Syukri menjadi inspirasi utama dalam mendirikan dan mengembangkan Pesantren serta Universitas Darunnajah.
Ikatan ini semakin erat dengan fakta bahwa para perintis Institut Agama Islam Darunnajah (IAID), cikal bakal Universitas Darunnajah, lebih dari 90 persennya adalah alumni Gontor dan Institut Pendidikan Darussalam (IPD). Bahkan, ketika pertama kali merintis, pengasuh Darunnajah KH. Mahrus Amin, KH. Jamhari Abdul Djalal, Lc., adalah alumni KMI Gontor. Dengan demikian, Darunnajah adalah bagian tak terpisahkan dari rantai panjang kaderisasi Gontor yang menyebar ke seluruh penjuru Nusantara.
Kolaborasi Institusional yang Terus Menguat
Hubungan historis ini kemudian diperkuat melalui berbagai kolaborasi institusional. Pada 20 Juli 2022, Universitas Darunnajah dan UNIDA Gontor resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Saat itu, Rektor UDN Dr. Much Hasan Darojat menyatakan bahwa “Universitas Darunnajah merupakan bagian dari UNIDA Gontor (nahnu min abnai Gontor)”.
Kolaborasi ini terus berlanjut. Pada 8 Maret 2024, kedua universitas menggelar diskusi strategis di Jakarta yang dihadiri oleh Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil. Forum ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dalam mengelola perguruan tinggi berbasis pesantren, sekaligus memperkuat komitmen untuk bersama-sama memajukan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing global.
UDN Hadir dengan Delegasi Lengkap
Dalam rangkaian Milad ke-63 UNIDA Gontor kali ini, Universitas Darunnajah hadir dengan delegasi lengkap, dipimpin langsung oleh Assoc. Prof. Dr. K.H. Sofwan Manaf, M.Si. (Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah sekaligus Presiden Universitas Darunnajah). Turut mendampingi K.H. Busthomi Ibrohim, M.Ag., Ph.D. (Ketua Yayasan Darunnajah), Dr. Muhammad Irfanudin Kurniawan, M.Ag., Ph.D. (Wakil Rektor UDN), serta Assoc. Prof. Dr. Musthofa Zahir (Direktur Pascasarjana UDN).
Kehadiran mereka di tengah forum sarasehan dan reuni akbar yang dihadiri oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., serta para pimpinan pesantren lainnya, menjadi bukti nyata komitmen UDN untuk terus belajar, berbagi, dan bersinergi dengan UNIDA Gontor.
Komitmen UDN untuk Masa Depan Pendidikan Pesantren
Bagi Universitas Darunnajah, penguatan kolaborasi dengan UNIDA Gontor memiliki arti yang sangat strategis. Selain sebagai bagian dari pengembangan ekosistem pendidikan pesantren yang berkelanjutan, sinergi ini juga menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, mengembangkan inovasi, serta memperkuat kualitas akademik dan manajerial.
“Semangat kemandirian dan pengelolaan wakaf yang profesional akan terus menjadi nafas dalam setiap langkah pengabdian Darunnajah bagi umat dan bangsa. Kami melihat UNIDA Gontor sebagai mitra utama dalam mewujudkan visi ini,” ujar Dr. Muhammad Irfanudin Kurniawan dalam keterangannya.
Di usia yang ke-63, UNIDA Gontor telah menunjukkan pencapaian gemilang dengan meraih akreditasi unggul. Bagi UDN, ini menjadi inspirasi sekaligus tantangan untuk terus melangkah, berinovasi, dan berkontribusi bagi pendidikan Islam di Indonesia. Dengan akar sejarah yang kuat dan kolaborasi yang terus dijalin, UDN optimis dapat menjadi bagian dari solusi bagi tantangan pendidikan nasional, khususnya dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan bermanfaat bagi umat, bangsa, dan negara.
By: Abu Ghassan dan Hattan


