Belajar Langsung dari Pakar, Mahasiswa FAI Ikuti Workshop Manajemen Ekonomi Pesantren

JAKARTA, 2 Juli 2026 – Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Darunnajah mengikuti Workshop Manajemen Ekonomi Pesantren yang diselenggarakan di Aula Al-Ghazali, Universitas Darunnajah, Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai tata kelola ekonomi pesantren, manajemen keuangan lembaga pendidikan Islam, serta pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan.

Workshop menghadirkan para akademisi, praktisi ekonomi syariah, dan pengelola pesantren yang membagikan pengalaman serta strategi dalam membangun kemandirian ekonomi lembaga pendidikan Islam. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pentingnya tata kelola yang profesional sebagai fondasi keberlanjutan pesantren di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Kegiatan dibuka oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah, Dr. (Cand.) K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs., yang menegaskan pentingnya membangun pesantren yang unggul tidak hanya dalam pendidikan dan pembinaan akhlak, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Rektor Universitas Darunnajah, Assoc. Prof. Dr. Much Hasan Darojat, dalam sambutannya juga menekankan bahwa penguatan manajemen menjadi salah satu kunci kemajuan lembaga pendidikan Islam.

Pada sesi keynote, K.H. Muhammad Cholil Nafis, Lc., M.A., Ph.D., menjelaskan peran strategis pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, sekaligus pemberdayaan ekonomi umat. Ia menekankan bahwa pengelolaan aset, wakaf, dan unit usaha berbasis syariah perlu didukung oleh sistem tata kelola yang akuntabel agar mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, Prof. Dr. Irfan Syauqi Beik, S.P., M.Sc.Ec., Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University, memaparkan potensi zakat dan wakaf sebagai sumber pembiayaan pendidikan yang berkelanjutan. Pada sesi berikutnya, Ustadz Fahd Noor, M.E., Bendahara Yayasan Darunnajah, membahas pentingnya sistem manajemen keuangan, pengendalian internal, serta diversifikasi sumber pendanaan dalam mendukung kemandirian ekonomi pesantren.

Bagi mahasiswa FAI Universitas Darunnajah, workshop ini menjadi pengalaman belajar yang memperkaya pemahaman tentang pengelolaan lembaga pendidikan Islam secara profesional. Materi yang disampaikan para narasumber memberikan gambaran mengenai praktik nyata tata kelola keuangan, pengembangan unit usaha pesantren, serta pemanfaatan instrumen ekonomi syariah untuk mendukung keberlangsungan pendidikan.

Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan ini sejalan dengan komitmen Fakultas Agama Islam Universitas Darunnajah untuk memperkuat kompetensi akademik melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan praktik lapangan. Wawasan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengembangkan tata kelola lembaga pendidikan Islam yang profesional, mandiri, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.