Jakarta – Presiden Civilizations Exchange and Cooperation Foundation (CECF), Prof. Dr. Imam Mohammad Bashar Arafat, melakukan kunjungan resmi ke Universitas Darunnajah dan Pondok Pesantren Darunnajah pada Senin (11/8).
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian lawatan beliau ke Indonesia sekaligus memperkuat hubungan kerja sama yang telah terjalin sejak lama antara CECF dan Universitas Darunnajah.
Imam Bashar Arafat hadir didampingi oleh Direktur Fatwa Center Masjid Istiqlal Jakarta, Dr. Mahkamah Mahdi, Lc., M.A.
Keduanya disambut langsung oleh Presiden Universitas Darunnajah, K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs., dan Rektor Universitas Darunnajah, Dr. Moch Hasan Darojat, beserta jajaran civitas akademika Universitas Darunnajah di Gedung Bayt an-Nadwah.

Kunjungan ini menjadi yang ke-10 kalinya bagi Imam Bashar Arafat ke Darunnajah, menandakan eratnya hubungan persahabatan dan kerja sama antara CECF dan Universitas Darunnajah.
Sebelumnya, pada tahun 2024, Rombongan Universitas Darunnajah sempat melakukan kunjungan ke Amerika Serikat dan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan CECF.
Dalam sambutannya, Imam Bashar Arafat menyampaikan rasa bahagia bisa kembali bersilaturahim ke Universitas Darunnajah.
“Setiap kali saya datang ke Indonesia, saya tidak akan pernah lupa untuk berkunjung ke Universitas Darunnajah. Tempat ini sudah seperti rumah kedua bagi saya,” ujar beliau.

Agenda utama dalam kunjungan ini meliputi penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara Universitas Darunnajah dan CECF sebagai kelanjutan dari MoU sebelumnya.
Selain itu, turut diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas program kolaboratif di bidang pendidikan, kepemimpinan, dan dialog antarbudaya.
Kedua lembaga berharap kerja sama ini dapat melahirkan program-program nyata seperti pertukaran pelajar, pelatihan internasional, hingga inisiatif bersama dalam membangun generasi muda yang tangguh dan berwawasan global.




