Pimpinan Pesantren dan Universitas Darunnajah mendapatkan gelar Pendekar oleh Pimpinan Wilayah XXXII Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah

Pondok Pesantren Madinatunnajah menjadi saksi momen bersejarah dalam dunia seni bela diri Tapak Suci pada Senin, 21 Juli 2025. Enam tokoh penting dikukuhkan sebagai Pendekar oleh Pimpinan Wilayah XXXII Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Mereka yang mendapat kehormatan tersebut adalah K.H. Hadiyanto Arief, S.H., M.Bs., K.H. Drs. Musthafa Hadi Chirzin, M.Pd., Ust. Dr. Much Hasan Darojat, Ust. Dr. Musthafa Zahir, dan Ust. Miftahudin, M.Pd. Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan lancar dari pukul 10.00 hingga 13.00 WIB, dan dihadiri oleh ratusan santri dari berbagai cabang Tapak Suci Daerah.

Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah langkah strategis untuk memotivasi para santri yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Tapak Suci. Dengan hadirnya figur-figur inspiratif sebagai pendekar, diharapkan semangat belajar dan berlatih bela diri para santri semakin meningkat.

Acara ini menunjukkan komitmen Tapak Suci dalam menanamkan nilai-nilai keilmuan, keimanan, dan kedisiplinan melalui pendekatan spiritual dan fisik. Momentum ini juga mempertegas posisi Tapak Suci bukan hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai wadah pembinaan karakter generasi muda.

 

Pimpinan Pesantren dan Universitas Darunnajah mendapatkan gelar Pendekar oleh Pimpinan Wilayah XXXII Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah