Kuala Lumpur, 27 November 2024 – Dalam rangka mengimplementasikan tridharma perguruan tinggi, dosen dan mahasiswa Universitas Darunnajah melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) internasional di Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini berlangsung atas kerjasama dengan KBRI Kuala Lumpur dan Asosiasi Persatuan Ehsan Wanita dan Anak-Anak (PERWANIDA).
Program ini dipimpin oleh dua dosen Universitas Darunnajah, yaitu H. Hendro Risbiyantoro, M.S., dan Nurhidayah, S.Pd., yang didampingi oleh empat mahasiswa dan mahasiswi pilihan. Mereka mengajarkan Al-Qur’an kepada 20 ibu-ibu anggota PERWANIDA yang rutin mengadakan kelas mengaji dua kali dalam seminggu.
Meski rata-rata peserta berusia di atas 50 tahun, semangat mereka sangat luar biasa. Peserta tidak ragu bertanya setiap kali menghadapi kesulitan membaca Al-Qur’an. Menurut Hendro Risbiyantoro, semangat para peserta menjadi inspirasi bagi tim pengajar. “Kami sangat terkesan dengan antusiasme ibu-ibu PERWANIDA. Usia bukan penghalang untuk terus belajar,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, tim pengajar menerapkan metode interaktif dan personal untuk memastikan setiap peserta memahami materi dengan baik. Nurhidayah, S.Pd. menambahkan, “Kami berusaha menciptakan suasana belajar yang nyaman dan ramah agar para ibu-ibu lebih percaya diri saat mengaji.”
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari KBRI Kuala Lumpur. Dalam sambutannya, perwakilan KBRI menyampaikan apresiasi atas kontribusi Universitas Darunnajah dalam mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia melalui pendidikan dan dakwah.
Salah satu peserta, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran dosen dan mahasiswa Universitas Darunnajah. “Kami sangat senang dan merasa terbantu. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Hendro Risbiyantoro berharap kegiatan PKM ini menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk terus mengembangkan program pengabdian masyarakat lintas negara. “Ini adalah bentuk nyata dari semangat berbagi ilmu dan mempererat ukhuwah Islamiyah,” pungkasnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan dari Universitas Darunnajah kepada PERWANIDA dan KBRI Kuala Lumpur. Tim pengajar juga memberikan sertifikat penghargaan kepada peserta sebagai apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
Program PKM ini tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga membuktikan bahwa pendidikan dan dakwah bisa menjadi jembatan untuk mempererat tali persaudaraan antarbangsa.

