Selain Berdoa, Kesuksesan Harus dibarengi dengan Perjuangan

Sabtriaji Mahasiswa semester 3 jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Darunnajah atau dikenal dengan STAIDA, sedang berjuang meraih beasiswa dari BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta.

Selain sibuk sebagai Mahasiswa STAIDA, Sabtriaji merupakan guru olahraga di salah satu Sekolah Dasar Islam di Jakarta. Pagi mengajar sore kuliah untuk mencapai Ridho Illahi, merupakan salah satu cita-citanya.

Dia menuturkan sedikit cerita, mengapa ingin sekali mendapatkan bantuan beasiswa dari BAZNAS (BAZIS), katanya, saya ingin sekali tidak merepotkan orang tua saya. Karna selama saya kuliah di STAIDA ini saya selalu merepotkan orang tua saya terutama Umi saya, saya kuliah di STAIDA ini dibiayai oleh Umi saya, yang pekerjaannya hanya sebagai Guru Ngaji di Rumah, sedangkan Abi saya hanya seorang Tukang servis mesin air.

Di setiap malam, saya selalu bermunajat kepada Allah SWT. Salah satu doa saya “Saya bermohon kepada Allah SWT untuk selalu menyehatkan orang tua saya”.

“Semoga dengan perjuangan yang sedang saya lakoni mempermudah untuk menggapai kesuksesan di Masa depan nanti”.

Selain menceritakan perjalanannya meraih beasiswa Bazis, Sabtriaji juga berpesan, “Bagi teman-teman mahasiswa STAIDA, kita perlu bersyukur, banyak diantara teman-teman yang sudah memiliki lahan perjuangan di masa kuliah. Padahal banyak juga orang-orang yang berusaha mendapatkan apa yang sudah kita miliki ini”. (Jakarta, 24 Oktober 2019)